Senin, 27 April 2026

Penemuan Mayat Dalam Parit di Mukomuko

Polisi Sebut Pria yang Tewas Dalam Parit Jalan Danau Lebar Mukomuko Korban Kecelakaan Tunggal

Update penemuan mayat pria di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu yang dalam parit setinggi lebih kurang 4 meter pada Kamis 4 Juli 2024.

Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Panji Destama/TribunBengkulu.com
Warga yang ditemukan tewas di parit jalan danau lebar Mukomuko, polisi sebut akibat kecelakaan tunggal. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Update penemuan mayat pria di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu yang dalam parit setinggi lebih kurang 4 meter pada Kamis 4 Juli 2024.

Pria tersebut bernama Muhidin berusia 64 tahun, warga Desa Tanah Harapan Kecamatan Kota Mukomuko.

Polisi menyebutkan korban meninggal akibat kecelakaan tunggal dan mengalami benturan dengan batu hingga masuk ke dalam parit.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan beberapa orang saksi, memang ada bekas jejak motor di pinggir jalan, dan batu yang berserakan,” ungkap Kanitres Polsek Teras Terunjam, Aipda T.H Gultom saat dikonfirmasi, Minggu (7/7/2024).

Gultom juga telah mengambil keterangan dari beberapa pihak, seperti keluarga dan warga yang melihat korban berada di dalam parit.

Korban juga memiliki riwayat sakit gula. Kemungkinan dari keterangan saksi, korban sempat berdiri saat terjatuh dari motornya, saat itu korban dalam keadaan pusing hingga terjatuh kembali ke dalam parit.

“Kemungkinan korban yang terjatuh ke dalam parit mengalami benturan dengan benda keras seperti batu, hingga korban tak bisa diselamatkan lagi,” kata Gultom.

Kronologi

Kronologi warga yang ditemukan tewas di dalam parit di Jalan Danau Lebar, Kecamatan Teras Terunjam Kabupaten Mukomuko, Kamis (4/7/2024).

Kejadian itu sekitar 13.00 WIB, Korban yang bernama Muhidin berusia 64 tahun, warga Desa Tanah Harapan, Kecamatan Kota Mukomuko ditemukan di dalam parit yang berada di Jalan Danau Lebar, Kecamatan Teras Terunjam.

Bermula saat korban berkunjung ke rumah duka keluarganya yang berada di Kecamatan Teras Terunjam.

Sekitar pukul 12.30 WIB korban berpamitan dengan keluarganya yang berada di Kecamatan Teras Terunjam, untuk pulang duluan.

“Almarhum dengan kami ini berangkat bareng ke rumah keluarga yang teran terunjam, karena di sana ada keluarga yang meninggal, Almarhun (Korban, red) pamit duluan sekitar setegah satu atau sudah Dzuhur,” ungkap keluarga korban, Suhardimun (50), saat diwawancarai di rumah duka di Desa Tanah Harapan, Kecamatan Kota Mukomuko, Kamis (4/7/2024).

Suhardimun menceritakan, jika korban ini memiliki riwayat sakit gula, makanya korban pamit duluan untuk pulang ke rumah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved