Senin, 8 Juni 2026

Berita Seluma

Terindikasi Curang, Puluhan Guru PPG Pelamar PPPK Tahap 2 Datangi BKPSDM Seluma Bengkulu

Puluhan guru tergabung dalam PPG mendatangi Kantor BKPSDM Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Senin siang (6/1/2025).

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
Puluhan guru PPG mendatangi Kantor BKPSDM Seluma, mempertanyakan hilangnya kuota formasi guru PPG di seleksi PPPK tahap 2 yang saat ini sedang dilaksanakan Pemkab Seluma, Senin siang (6/1/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Puluhan guru tergabung dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Senin siang (6/1/2025). 

Kedatangan guru PPG ini mempertanyakan hilangnya formasi guru PPG di seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tahap 2 yang saat ini tengah dilaksanakan Pemkab Seluma.

Sehingga terindikasi seleksi PPPK tahap 2 ini penuh kecurangan. 

Salah seorang guru PPG Tomi Ardiansyah mengatakan, sebelumnya kuota formasi guru PPG di seleksi PPPK tahap 2 ini sebanyak 191 orang.

Namun sejak Sabtu (4/1/2025) formasi ini telah hilang dan menjadi nol di aplikasi Mapping.

"Kami datang ke BKPSDM ini mempertanyakan ini. Kenapa kuota pelamar guru PPG hilang jadi nol. Padahal jelas sebelumnya ada kuota sebanyak 146 orang," kata Tomi Ardiansyah. 

Dijelaskan Tomi, sebelumnya rincian formasi guru PPG telah tertera jelas di aplikasi Mapping. Untuk jika formasi Guru SD berjumlah 146 orang, kini berubah menjadi nol. 

Lalu formasi guru TIK sebanyak 15 orang saat ini juga menjadi 0. Kemudian Formasi guru Bimbingan Konseling (BK) sebanyak 16 orang saat ini menjadi 2 orang serta formasi guru Bahasa Indonesia sebanyak 4 orang telah menjadi 1orang.

"Dugaan kami formasi ini hilang karena masuknya oknum-oknum guru honorer siluman serta titipan pejabat melalui aplikasi Ruang Talenta Guru (RTG)," ungkap Tomi Ardiansyah.

Tomi berharap pihak terkait dapat segera mengusut dugaan kecurangan ini. Karena diyakini hilangnya formasi ini karena masuknya oknum guru honorer siluman melalui aplikasi Ruang Talenta Guru. 

"Kami sangat mendukung perkara ini diusut tuntas, karena nyata indikasi kecurangannya. Honorer siluman ini benar ada, merampas hak kami yang benar bertugas dan mengajar di sekolah," beber Tomi Ardiansyah. 

Menanggapi ini, Sekretaris BKPSDM Seluma Elma Juita mengatakan hilangnya formasi ini murni kesalahan dari sistem aplikasi Mapping.

Permasalahan ini juga terjadi di daerah lain bahkan se Indonesia. 

“Kami juga tidak mengetahui soal ini. Karena ini adalah sistem aplikasi dan memang bagian dari sistem aplikasi,” jelas Elma saat ditanya awak media.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved