Senin, 8 Juni 2026

Wabah PMK di Bengkulu

Belum Ada Kasus PMK di Rejang Lebong Bengkulu, Vaksin Siap-siap Berbayar

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Rejang Lebong Provinsi Bengkulu memperketat pengawasan lalu lintas ternak.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
Petugas Keswan saat memeriksa kesehatan hewan ternak untuk antisipasi penyebaran PMK di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Rejang Lebong Provinsi Bengkulu memperketat pengawasan lalu lintas ternak.

Khususnya di wilayah perbatasan untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons terhadap situasi kesehatan hewan yang sedang marak di luar wilayah Rejang Lebong

Meskipun hingga kini belum ada kasus PMK di daerah ini, pihak terkait berupaya melakukan pencegahan untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran penyakit tersebut.

Kabid Peternakan Distankan Rejang Lebong drh Wenny Haryanti menyampaikan hingga saat ini belum ditemukan kasus PMK di wilayah Rejang Lebong.

Namun, pihaknya tetap mewaspadai gejala-gejala yang mungkin muncul pada ternak.

Gejala awal PMK memang seringkali tidak begitu jelas, sehingga diperlukan pengawasan ketat terhadap ternak yang masuk dan keluar. 

Ia mengakui memang ada beberapa hewan ternak yang memiliki gejala PMK. Setelah melalui perawatan, hewan ternak tersebut dinyatakan sembuh.

Karena tidak ada pemeriksaan melalui laboratorium, belum ada satupun hewan ternak yang benar-benar dinyatakan terjangkit virus PMK. 

"Ada beberapa suspect jika berdasarkan ciri-cirinya, tapi sudah sembuh, untuk mengantisipasinya, kami melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, baik melalui surat keterangan kesehatan hewan maupun pengecekan fisik di lapangan," jelas Wenny.

Selain itu, pihak Distankan juga terus mengingatkan pentingnya prosedur karantina yang ketat untuk setiap ternak yang masuk atau keluar wilayah.

Sterilisasi lingkungan menjadi salah satu langkah penting yang diambil untuk mencegah penularan dari daerah lain.

Wenny menambahkan meskipun vaksin PMK sebelumnya didukung oleh pemerintah, tahun ini vaksin tersebut tidak lagi disediakan secara gratis.

Ke depan, peternak mungkin akan diminta untuk membayar sendiri biaya vaksinasi tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved