Senin, 27 April 2026

Wabah PMK di Bengkulu

Antisipasi Penyebaran Wabah PMK, Dinas Pertanian Mukomuko Bengkulu Vaksinasi Ribuan Ternak

Ribuan hewan ternak di Kabupaten Mukomuko Bengkulu dilakukan vaksinasi, guna antisipasi penyebaran Virus PMK.

Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
HO Dinas Pertanian Mukomuko
KASUS PMK - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko melakukan vaksinasi PMK ke hewan ternak di Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu pada Februari 2025. Realisasi vaksin PMK pada hewan ternak sebanyak 1.753 dosis dari 2.100 dosis. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Dinas pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu telah menerima 2.100 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Selama bulan Januari hingga Februari 2025, dinas pertanian telah mendistribusikan vaksin ke hewan ternak sebanyak 1.753 dosis.

"Alokasi vaksin PMK dari kementerian sebanyak 2.100 dosis sejauh ini sudah terealiasasi 1.753 dosis,” ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Diana Nurwanyuni saat dikonfirmasi, Minggu (2/3/2025). 

Dinas Pertanian Mukomuko menargetkan vaksinasi PMK terhadap 2.100 ekor hewan ternak di Kabupaten Mukomuko bisa diselesaikan sebelum Ramadan.

Hanya saja hingga akhir bulan Februari 2025, realisasi vaksin PMK pada hewan ternak hanya 1.753 dosis saja.

“Ditargetkan sebelum bulan puasa 2.100 dosis sudah terealisasikan, namun baru 1.753 dosis saja, saat ini kami masih melakukan vaksinasi,” jelas Diana.

Petugas pelaksana vaksinasi ini ada 15 orang petugas peternakan dan kesehatan hewan yang melakukan kegiatan vaksin PMK di 15 kecamatan Kabupaten Mukomuko

Hingga saat ini, petugas perternakan dan kesehatan hewan masih melakukan kegiatan vaksinasi PMK terhadap sapi, kerbau, kambing ataupun hewan ternak yang miliki kuku di sejumlah wilayah di Mukomuko.

"Petugas peternakan dan kesehatan hewan tetap melakukan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak selama bulan ramadan," kata Diana. 

Sementara itu, sebelumnya Balai Veteriner Lampung mengambil 50 sampel darah sapi dan kambing yang suspek atau bergejala PMK. Guna memastikan ternak tersebut tidak tertular dan terjangkit virus PMK.

Dari hasil pemeriksaan pihak Balai Veteriner Lampung, ternyata hewan ternak di daerah ini negatif terjangkit PMK.

Baca juga: Jam Kerja ASN di Mukomuko Bengkulu Dikurangi 1 Jam Selama Ramadan 1446 H, Jadwal Absensi Berubah

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved