Wisata di Bengkulu

Danau Dendam Tak Sudah Jadi Pilihan Wisata di Bengkulu saat Libur Panjang Akhir Januari 2025

Danau Dendam Tak Sudah masih jadi alternatif pilihan wisata di Kota Bengkulu saat momen liburan.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Suasana di Danau Dendam Tak Sudah Kota Bengkulu, Selasa (28/1/2024). Wisata danau di tengah kota ini masih jadi alternatif pilihan wisata di Kota Bengkulu saat momen liburan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Danau Dendam Tak Sudah masih jadi alternatif pilihan wisata di Kota Bengkulu saat momen liburan.

Pada momen libur panjang akhir tahun 2025 Isra Miraj dan Imlek 2025, ada peningkatan kunjungan di wisata danau yang terletak di tengah kota. 

Puspa, salah satu pedagang di kawasan Danau Dendam Tak Sudah, mengatakan jumlah pengunjung di kawasan wisata danau ini meningkat saat libur panjang yang dimulai Sabtu (25/1/2025) hingga Rabu (29/1/2025).

Kunjungan lebih banyak pada siang hari, dan sore saat waktu menjelang terbenamnya matahari. 

"Libur ini lebih banyak yang datang. Kalau jumlah pengunjungnya nggak nentu ya, dari Minggu kemarin paling banyak siang dan sore jelang Magrib," kata Puspa, Selasa (28/1/2025).

Lanjut Puspa, para pengunjung rata-rata menghabiskan waktu bersantai di danau ini selama 1 atau 2 jam. Apalagi, di sekitar danau memang sejuk dan memiliki pemandangan yang indah.

Dengan kenaikan pengunjung ini, ia mengaku juga membuat para pedagang mendapatkan kenaikan omzet.

Pada hari biasa, Puspa hanya bisa mendapatkan sekitar Rp 100 ribu per hari. Namun, saat liburan Isra Miraj dan Imlek 2025, omzet pedagang bisa Rp 300 ribu.

Melihat potensi di Danau Dendam Tak Sudah ini, pihaknya berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas wisata ini.

Apalagi di musim liburan seperti saat ini banyak pengunjung yang berasal dari luar Bengkulu

"Tiap libur itu ada saja yang datang dari luar ya. Kalau ada fasilitas di sini, semakin ramai," ungkap Puspa.

Lena, pengunjung yang berasal dari Lubuklinggau, Sumatera Selatan bersama keluarganya sengaja singgah di Danau Dendam untuk menghabiskan waktu sore.

Meskipun dia sempat mendengar kabar buruk tentang Danau Dendam Tak Sudah ini, namun rasa penasaran akan keindahan danau membuat ia tetap datang ke Danau Dendam Tak Sudah

"Sempet lihat di FYP Tiktok ya ada ketok harga di sini. Harus beli dulu sebelum duduk kan, tapi tadi Alhamdulillah masih standar harga dogannya," ujar Lena.

Lena mengaku penasaran dengan pemandangan Danau Dendam Tak Sudah, apalagi dengan adanya jalan elevated semakin memperindah kawasan danau.

"Adem di sini ya, kendaraan yang lewat juga tidak banyak," ucap Lena.

Baca juga: Jelang Imlek, Aktivitas di Vihara Buddhayana Bengkulu Masih Sepi

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved