Rabu, 29 April 2026

Efisiensi Anggaran di Bengkulu

Efisiensi Anggaran, APBD Mukomuko Bengkulu Tahun 2025 Berkurang hingga Rp 84 Miliar

Dampak efisiensi anggaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 Kabupaten Mukomuko Bengkulu berkurang hingga Rp 84 Miliar.

Tayang:
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Panji Destama/TribunBengkulu.com
EFISIENSI ANGGARAN - Sekretaris BKD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu Deftri Maulana saat diwawancara terkait efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Kamis (13/2/2025). APBD Mukomuko berkurang Rp 84 miliar imbas pemangkasan karena efisiensi anggaran. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - APBD Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu tahun 2025 dipangkas hingga Rp 84 miliar karena efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) Deftri Maulana saat diwawancara TribunBengkulu.com, Kamis (13/2/2025).

“Kita juga ada efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 84 miliar,” ungkap Deftri saat ditemui di kantor BKD Mukomuko, Kamis (13/2/2025).

Deftri mengungkapkan, anggaran sebesar Rp 84 miliar ini merupakan transfer dari pemerintah pusat ke Pemerintah Kabupaten Mukomuko berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK).

Anggaran yang terdampak efisiensi ini dana alokasi umum spesifik (Specific Grant) atau DAU SG dan dana alokasi khusus (DAK) Fisik.

“Anggaran Rp 84 miliar ini, masuk dalam DAU SG dan DAK Fisik,” jelas Deftri.

Deftri juga menjelaskan, dinas yang terdampak efisiensi anggaran yakni Dinas PUPR dan Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko.

“Untuk dinas yang terdampak yakni Dinas PUPR dan Dinas Perikanan, kalau PUPR itu DAK Fisik dan Perikanan itu DAU SG,” jelas Deftri.

Deftri menambahkan, anggaran Rp 84 miliar merupakan anggaran yang pasti terdampak efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Anggaran yang pasti mengalami efisiensi ini sebesar Rp 84 miliar,” kata Deftri.

Terkait anggaran lain yang mengalami efisiensi, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat, anggaran mana saja yang mengalami efisiensi anggaran.

“Untuk anggaran yang mengalami efisensi anggara, kami masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat,” kata Deftri.

Baca juga: Jelang Puasa 2025, Harga TBS Sawit di Mukomuko Bengkulu Naik, Tertinggi Rp 2.890 per Kilogram

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved