Sabtu, 6 Juni 2026

Opini

Sang Fenomenal Helmi Hasan 2, Passwordnya: Bantu Rakyat

Gubernur Bengkulu yang baru ini punya visi ringkas dan padat. Hanya dua kata: Bantu rakyat. Sederhana tapi penuh makna.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
Ho Tribunbengkulu.com
Wartawan senior asal Bengkulu, Zacky Antony, SH, MH menerima penghargaan Press Card Number One (PCNO) dari PWI Pusat. 

**Catatan Oleh Zacky Antoni

TRIBUNBENGKULU.COM - KALAU ditanya siapa kepala daerah yang punya visi terpendek. Jawabannya mungkin Helmi Hasan.

Gubernur Bengkulu yang baru ini punya visi ringkas dan padat. Hanya dua kata: Bantu rakyat. Sederhana tapi penuh makna.

Tidak berpanjang-panjang apalagi berputar-putar sebagaimana visi calon kepala daerah pada umumnya di Indonesia. 

Saat pencalonan Pilkada 2024, tak sedikit yang mencibur visi bantu rakyat Helmi Hasan. Tapi visi ini terasa relevan di tengah berbagai kesulitan yang tengah dihadapi masyarakat.

Setidaknya visi yang ringkas tersebut menuai dukungan  saat Pilgub lalu. Helmi bersama pasangannya Mian memenangkan Pilgub Bengkulu dengan perolehan 55,09 persen atau 616.469 suara .

Unggul hingga 113.992 suara dibanding rivalnya Rohidin Mersyah-Meriani yang meraih  502.477 suara atau 44,.91 persen. 

Soal visi yang ringkas padat ini saya jadi teringat visi bangsa Korea. Visi negeri ginseng itu juga hanya terdiri dua kata: Mengalahkan Jepang.

Negeri matahari terbit itu dulunya menjajah Korea. Visi Korea iitu bertolak dari rasa dendam sekaligus tekad.

Bangsa Korea sadar hanya ada satu cara untuk membalas penjajahan Jepang. Yaitu mengalahkannya. Di berbagai bidang.

Visi ringkas padat itu mengantar Korsel menjadi Negara maju. Dalam beberapa hal, Korsel bahkan mampu menyamai bahkan menyalip Jepang.

Misalnya, industri telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan Korea sudah mendunia seperti Samsung.

Brand-brand Korea banyak yang sudah menguasai pasar global seperti LG, Hyundai. Rakyat Korea tidak mau memakai produk-produk Jepang.

Mereka lebih mencintai produk dalam negeri mereka sendiri. Terbalik dengan kebanyakan masyarakat kita yang lebih menyukai produk asing. 

Dulu ketika menjadi Dirut Pertamina, Dahlan Iskan juga punya visi yang mirip Korea yaitu mengalahkan Petronas. Langkah pertamanya adalah jangan ada lagi mati lampu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved