Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Rejang Lebong

Dirut PDAM Rejang Lebong Mengundurkan Diri, Ingin Fokus Mengurus Ibunda

Dirut PDAM Rejang Lebong Mengundurkan Diri, Ingin Fokus Mengurus Ibunda.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
MENGUNDURKAN DIRI - Foto gedung PDAM Rejang Lebong pada Sabtu (10/5/2025). Dirut PDAM diketahui mengundurkan diri. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Tirta Kaba Rejang Lebong, Hendra Novianzah, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Surat pengunduran diri disampaikan langsung olehnya sejak, Jumat (9/5/2025). 

Tentu saja pengunduran diri ini menambah daftar panjang orang-orang yang mengundurkan diri diawal kepemimpinan Fikri-Hendri.

Padahal, PDAM saat ini tengah banyak menerima keluhan dan kritik dari masyarakat baik terkait tarif yang tiba-tiba naik tanpa sebab, pelayanan yang tidak maksimal dan sebagainya. 

Keputusan tersebut diambil secara pribadi dan tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

Dalam surat pengunduran Hendra menyampaikan, alasan utamanya adalah untuk mengabdikan diri merawat sang ibunda yang kini telah lanjut usia.

“Ini keputusan yang saya ambil sendiri. Ayah saya sudah lama meninggal dunia, karena adik saya tidak tinggal di Curup, atas permintaan dari ibu dan juga bentuk pengabdian saya kepada ibu," sampai Hendra.

Hendra juga menegaskan bahwa pengunduran dirinya merupakan bentuk pengabdian seorang anak kepada orang tua dan ia merasa inilah saat yang tepat untuk fokus mendampingi ibunya di masa tua.

"Jadi tidak ada faktor-faktor lain, murni karena ingin merawat ibu,"ucap Hendra. 

Sementara itu, Bupati Rejang Lebong, M Fikri Thobari membenarkan adanya pengunduran diri tersebut. 

Bupati Fikri mengatakan mundur dari jabatan merupakan hak pribadinya dan tidak ada unsur paksaan dalam hal itu.

Dimana disampaikannya, alasan pengunduran diri dari Dirut PDAM karena hendak fokus merawat ibundanya.

Terkait hal ini, Bupati menyetujui pengunduran dirinya. 

"Mundur itu hak pribadi dan tidak ada paksaan, alasannya karena mau fokus merawat ibu nya, untuk itu telah kita setujui,"sampai Bupati Fikri. 

Ketika ditanya siapa yang bakal mengisi posisi tersebut, Bupati Fikri belum mau berkomentar banyak.

Dimana ia memastikan posisi itu akan segera diisi namun melalui tahapan dan prosedur yang jelas dan akan berupaya membuat PDAM Rejang Lebong bisa semakin maksimal dalam pelayanannya. 

"Insyallah, mohon doanya, kita ingin yang terbaik nantinya,"tutup Bupati. 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved