Senin, 8 Juni 2026

Isu Ijazah Jokowi Palsu

Bantahan Kasmudjo Bukan Pembimbing-Tak Pernah Lihat Ijazah Jokowi Meski Pernah Mengajar di UGM

pertemuan antara Jokowi dengan Kasmudjo tidak membahas keabsahan ijazah yang sedang dipersoalkan sejumlah pihak. 

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Instagram @Jokowi
IJAZAH PALSU - Jokowi bersilaturahmi ke rumah Kasmudjo di Pogung Kidul, Kapanewon Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (13/5/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pengakuan Kasmudjo mantan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta  mengatakan, tidak pernah melihat ijazah milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

Hal tersebut dikatakan Kasmudjo setelah rumahnya didatangi oleh Jokowi di tengah gugatan ijazah yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Solo dan Sleman. 

Jokowi bersilaturahmi ke rumah Kasmudjo di Pogung Kidul, Kapanewon Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (13/5/2025). 

Lewat unggahan di akun resmi Instagram @jokowi, Selasa (13/5/2025), ia mengatakan bahwa Kasmudjo adalah dosen pembimbing akademik saat masih berkuliah di UGM. 

Meski begitu, pertemuan antara Jokowi dengan Kasmudjo tidak membahas keabsahan ijazah yang sedang dipersoalkan sejumlah pihak. 

“Nggak ada (obrolan soal ijazah), nggak sama sekali,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Kamis (15/5/2025). 

Kasmudjo menjelaskan, ia bukanlah dosen pembimbing skripsi Jokowi dan tidak pernah melihat ijazah eks Gubernur DKI Jakarta 2012-2014 ini. 

Ia menambahkan, dosen pembimbing skripsi ketika Jokowi masih berkuliah di UGM adalah Prof Sumitro. 

“Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita. Karena saya tidak membimbing, tidak mengetahui,” ujar Kasmudjo

“Prosesnya dan pembimbingnya itu Prof Sumitro, pembantunya ada sendiri, yang menguji ada sendiri,” tambahnya. 

Kasmudjo menyampaikan, Jokowi masuk kuliah di Fakultas Kehutanan UGM pada 1980.  

Jokowi kemudian lulus dari perguruan tinggi negeri tersebut pada 1985. 

Berdasarkan runutan waktu tersebut, Kasmudjo masih berstatus sebagai dosen golongan IIIB sampai 1983 dan masih menjadi asisten atau pembantu dosen. 

Ia menambahkan, dirinya pernah mendampingi beberapa dosen selama masih menjadi asisten. 

Kasmudjo baru mendapat kenaikan golongan menjadi IIIC ketika Jokowi hendak lulus dari UGM. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved