Bengkulu Krisis BBM

BBM Langka di Bengkulu, DPRD Seluma Akan Panggil Pengelola SPBU

Kelangkaan BBM di Seluma sebabkan antrean panjang di SPBU. DPRD akan panggil pengelola SPBU untuk cari solusi atasi krisis bahan bakar.

Penulis: Yayan Hartono | Editor: Ricky Jenihansen
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
BBM LANGKA- Inilah situasi di SPBU Sukaraja Minggu pagi (25/5/2025). Kelangkaan BBM di Seluma sebabkan antrean panjang di SPBU. DPRD akan panggil pengelola SPBU untuk cari solusi atasi krisis bahan bakar. 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Seluma menjadi keluhan banyak warga. 

Antrean panjang kendaraan terus terlihat selama tiga hari terakhir di empat SPBU yang tersebar di wilayah tersebut.

Menanggapi situasi ini, Anggota Komisi I DPRD Seluma, Febrinanda, menyatakan bahwa kelangkaan BBM terjadi secara merata di seluruh Provinsi Bengkulu. 

Ia menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat, yang sebagian besar bergantung pada BBM untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Saya sudah sampaikan ini ke Pak Bupati dan Pak Gubernur agar segera mengambil tindakan menyikapi kelangkaan BBM ini. Semoga segera ditindaklanjuti," ujar Febrinanda saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com pada Minggu pagi (25/5/2025).

Menurut Febrinanda, sebagai pejabat publik sekaligus wakil rakyat, sudah menjadi kewajibannya untuk peduli terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. 

Salah satunya adalah soal kelangkaan BBM yang kini banyak dikeluhkan.

"Harus ada kejelasan menyikapi kelangkaan BBM ini. Harus ada solusi nyata agar masyarakat bisa tenang," lanjutnya.

Ia juga menegaskan akan memanggil seluruh pengelola SPBU di Kabupaten Seluma untuk meminta penjelasan terkait penyebab pasti kelangkaan BBM tersebut. 

Setelah itu, DPRD akan berupaya mencari solusi konkret agar persoalan ini bisa segera ditangani dan tidak berlarut-larut.

"Segera kita jadwalkan untuk memanggil para pengelola SPBU. Kita akan duduk bersama membahas kelangkaan BBM ini dan mencari solusi agar kelangkaan ini dapat teratasi," tutup Febrinanda.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved