Kisah Inspiratif Iqbal Rasyid

Momen Iqbal Rasyid Raih Medali Perak di Ajang Internasional, Anak Kuli dari Bengkulu Tembus FK UI

Anak kuli asal Bengkulu, Iqbal Rasyid, raih medali perak di ajang internasional dan tembus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

|
Penulis: Beta Misutra | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Beta Misutra
IQBAL RASYID - Iqbal Rasyid Achmad Faqih dengan sejumlah piagam penghargaan serta medali prestasinya. Iqbal Rasyid, tembus Fakultas Kedokteran UI berbekal 17 prestasi hingga tingkat internasional. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Iqbal Rasyid Achmad Faqih, anak seorang kuli bangunan asal Bengkulu yang tembus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ternyata telah banyak menorehkan prestasi membanggakan.

Salah satu capaian tertinggnya adalah berhasil meraih medali perak dalam ajang internasional.

Iqbal meraih medali perak dalam ajang internasional yang diikutinya bersama tim pada November 2024 lalu. 

Medali tersebut diperoleh setelah mereka mengikuti International Science and Invention Fair (ISIF) dalam kategori Online Competition Education.

Dalam kompetisi tersebut, Iqbal dan timnya mengangkat riset mengenai pengelolaan kebutuhan petani. 

Mereka membuat konten edukasi berbasis teknologi menggunakan aplikasi Blender, perangkat lunak pemodelan dan animasi 3D.

Hasil konten itu kemudian diintegrasikan ke dalam aplikasi Augmented Reality (AR).

“Dalam artian mengedukasi para petani di Indonesia ini agar memenuhi goals-nya SDGs itu. Tapi dia mengenalinya itu lewat media AR dan benar-benar itu dibuat pakai Blender,” ungkap Yudi Maulana, guru Fisika sekaligus pembimbing olimpiade Iqbal.

Ajang ISIF diikuti ribuan peserta dari berbagai negara, seperti Korea Selatan, Thailand, Vietnam, hingga sejumlah negara di Eropa, termasuk Meksiko.

Tak sembarangan, peserta yang ingin mengikuti ISIF harus melewati proses seleksi yang ketat sebelum lolos sebagai finalis.

“Mereka yang menilai itu bahkan bukan dari lingkup seperti dosen biasa, namun sudah lingkup profesor, kemudian dari BRIN juga yang jadi jurinya,” jelas Yudi.

ISIF tahun itu diselenggarakan secara hybrid, baik luring maupun daring. Iqbal dan timnya mengikuti kompetisi secara daring.

Hasilnya, mereka berhasil masuk 10 besar dan meraih medali perak yang diberikan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Departemen Aktuaria Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro.

IQBAL RASYID - Iqbal Rasyid Achmad Faqih dengan sejumlah piagam penghargaan serta medali prestasinya. Iqbal Rasyid, tembus Fakultas Kedokteran UI berbekal 17 prestasi hingga tingkat internasional.
IQBAL RASYID - Iqbal Rasyid Achmad Faqih dengan sejumlah piagam penghargaan serta medali prestasinya. Iqbal Rasyid, tembus Fakultas Kedokteran UI berbekal 17 prestasi hingga tingkat internasional. (TribunBengkulu.com/Beta Misutra)

Sederet Prestasi Iqbal

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved