Opini
OPINI: Open Karier ASN, Mencari Mutiara yang Terpendam
Sebagai pelayan publik, pemerintah diminta dapat memberikan layanan terbaik dan maksimal kepada masyarakatnya.
Oleh Nugroho Tri Putra, M.I.kom**
TRIBUNBENGKULU.COM - Mesin birokrasi adalah salah satu yang menentukan baik atau tidaknya jalannya roda pemerintahan.
Sebagai pelayan publik, pemerintah diminta dapat memberikan layanan terbaik dan maksimal kepada masyarakatnya.
Menyadari pentingnya hal itu, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi kembali mengingatkan jajarannya agar tegak lurus mendukung program pemerintah.
Bahkan, Dedy Wahyudi berinovasi dengan membuka Open Karier bagi ASN mulai dari jabatan staf, jabatan fungsional tertentu (JFT), pengawas/ subkoordinator, administrator/ koordinator, hingga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Hal ini disampaikan Dedy Wahyudi saat mengumpulkan semua pejabat eselon II, III, IV, subkoordinator, dan JFT dalam apel gabungan di Kantor Walikota Bengkulu, Rabu pagi (2/7/2025).
Dirinya ingin pegawainya memiliki semangat kerja yang tangguh.
Selain itu, Open Karier ini juga untuk melihat minat atau bakat, passion dan disiplin ilmu jajaran ASN Kota Bengkulu, sekaligus pemetaan potensi SDM Pemerintah Kota Bengkulu dari aspek pendidikan, pengalaman dan kebakatan.
Dedy Wahyudi bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing ingin memberi ruang dan kesempatan yang sama terhadap ASN di Pemerintah Kota Bengkulu.
Dedy Wahyudi mengungkapkan bahwa Open Karier ini juga untuk menjaring bibit bibit potensial dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bahkan hingga Kelurahan, Puskesmas, SD hingga SMP untuk bisa mengusulkan mutasi atau promosi dalam rangka mengembangkan karier.
Saya sepakat apa yang disampaikan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat apel gabungan.
Bahwa selama ini ASN Pemerintah Kota Bengkulu belum semua memiliki kesempatan yang sama dalam hal mutasi dan promosi.
Banyak faktor yang melatarbelakangi hal tersebut, di antaranya adalah keterbatasan akses dan komunikasi dengan pengambil kebijakan.
Sehingga mungkin banyak ASN ASN yang menjadi mutiara yang terpendam di balik ruangan kantor berteman meja dan kursi kerja yang rapuh.
Bayangkan saja, jika ada ASN yang potensial dan telah banyak berkontribusi tapi tak ada yang melirik, maka ASN tersebut bisa patah semangat kerja. Padahal mereka punya hak yang sama.
| OPINI - Di Balik Ompreng MBG Bengkulu: Ada Petani, Dapur, dan Ekonomi Masyarakat Lokal yang Bergerak |
|
|---|
| Opini: Fenomena Geng Motor di Bengkulu, dari Pergaulan Remaja hingga Ancaman Jalanan |
|
|---|
| Atur Posisi Penumpang, Tapi Abaikan Sistem? Kritik Terhadap Kebijakan Penataan Gerbong KRL |
|
|---|
| Artificial Intelligence dan Kerumunan |
|
|---|
| Sistem Peradilan Pidana Anak dalam Perspektif Keadilan dan HAM: Analisis Politik Hukum Pidana KUHP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Nugroho-OPINI2212.jpg)