Sabtu, 6 Juni 2026

Prada Lucky Tewas Dianiaya Senior

Ungkap Kasus Prada Lucky Tewas Dianiaya Senior, Lebih Dari 24 Orang Diperiksa 

Wahyu mengungkapkan, kasus tersebut tengah ditangani oleh Polisi Militer Kodam IX/Udayana.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
KEMATIAN PRADA LUCKY - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, saat di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (8/8/2025). Wahyu berbicara soal kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kasus kematian Prada Lucky akibat dugaan penganiayaan senior terus bergulir. 

Hingga kini, lebih dari 24 orang telah diperiksa untuk mengungkap kronologi dan pelaku di balik peristiwa tragis tersebut.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengkonfirmasi, 24 orang yang diperiksa itu termasuk terduga pelaku.

"Hingga saat ini, ada lebih dari 24 orang yang sedang diperiksa, baik sebagai terduga pelaku maupun saksi," kata Wahyu di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Jumat (8/8/2025).

Wahyu mengungkapkan, kasus tersebut tengah ditangani oleh Polisi Militer Kodam IX/Udayana.

Hasil pemeriksaan akan menentukan sejauh mana para pelaku akan dihukum.

Baca juga: Daftar Lengkap 42 Perwira Tinggi TNI yang Mendapat Mutasi, Mayjen Kosasih Jadi Pangdam III/Siliwangi

"Sanksi terberat akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan. Semua sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Militer," ungkap dia.

Lucky merupakan prajurit TNI AD yang bertugas di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM), Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Lucky meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025), setelah diduga mengalami penganiayaan berat oleh seniornya.

Kondisi Tubuh Prada Lucky

Penampakan tubuh Prada Lucky Namo yang tewas usai diduga dianiaya seniornya membuat publik terkejut. 

Tubuh prajurit TNI muda itu dipenuhi bekas luka di berbagai bagian, memperlihatkan jejak kekerasan yang dialaminya sebelum meregang nyawa. 

Diketahui Prada Lucky Namo anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/ Wakanga Mere Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghembuskan napas terakhirnya di Ruang IGD RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Rabu (6/8/2025), sekitar pukul 11.23 WITA.

Pada bagian punggung korban penuh bekas hantaman benda keras, sementara lengan dan kakinya terdapat luka bakar mirip sundutan rokok.

BEKAS LUKA - Prajurit TNI Prada Lucky Namo tewas dianiaya seniornya. Tampak bagian belakang tubuhnyadipenuhi bekas luka.
BEKAS LUKA - Prajurit TNI Prada Lucky Namo tewas dianiaya seniornya. Tampak bagian belakang tubuhnyadipenuhi bekas luka. (KOLASE POS-KUPANG.COM)
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved