Kamis, 4 Juni 2026

Berita DPRD Provinsi Bengkulu

DPRD Bengkulu Kawal Pelaksanaan SPMB 2026 agar Transparan dan Berkeadilan

DPRD Bengkulu mengawal pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan transparan dan berkeadilan.

Tayang:
HO Humas DPRD Provinsi Bengkulu
RAPAT KOORDINASI - Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu saat rapat koordinasi dengan Disdikbud dan Kepala Sekolah di ruang rapat komisi DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (2/6/2026). DPRD Bengkulu mengawal pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan transparan dan berkeadilan. 

Sebagai contoh, apabila seorang siswa pernah menjadi juara pertama tingkat provinsi dan juara kedua tingkat nasional, maka dokumen prestasi tingkat nasional yang seharusnya diunggah karena memiliki bobot nilai lebih tinggi.

“Unggah dokumen yang memiliki nilai tertinggi agar tidak merugikan diri sendiri saat proses seleksi,” ujarnya.

Cara Mengajukan Sanggahan Jika Tidak Lolos

Pada pelaksanaan SPMB 2026, pemerintah juga menyediakan masa sanggah selama dua hari setelah pengumuman hasil seleksi.

Masa sanggah diberikan kepada calon siswa yang merasa terdapat kekeliruan dalam proses penilaian maupun verifikasi dokumen.

Peserta dapat mengajukan keberatan dengan membawa dokumen pendukung yang sebelumnya telah diunggah saat pendaftaran.

Cara Jika Tidak Lolos Seleksi

Bagi calon siswa yang belum lolos di sekolah pilihan, DPRD memastikan masih tersedia peluang untuk mendaftar ke sekolah lain yang kuotanya belum terpenuhi.

Peserta dapat mencabut berkas pendaftaran dan mengajukannya ke sekolah alternatif yang masih membuka kuota.

Selain itu, pada 24 Juni 2026, Dinas Pendidikan juga akan melakukan distribusi peserta didik ke sekolah-sekolah berdasarkan data Dapodik.

“Sudah ada exit plan yang disiapkan. Jadi kami berharap tidak ada anak yang tidak mendapatkan sekolah,” tegas Usin.

DPRD Minta Semua Anak Tetap Bersekolah

Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu juga berharap seluruh pihak, termasuk sekolah swasta, dapat turut berperan dalam memastikan seluruh lulusan SMP tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau sederajat.

Sekolah swasta yang masih memiliki daya tampung diharapkan dapat menjadi alternatif bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.

“Kami berharap tidak ada lagi anak-anak Bengkulu yang tidak bersekolah. Semua harus mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan,” tutup Usin. (Adv)

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved