DPRD Kepahiang
Ketua DPRD Kepahiang Hadiri Lokakarya Pengelolaan Hutan Dan Perubahan Iklim
Ketua DPRD Kepahiang menghadiri lokakarya penguatan pengelolaan hutan berkelanjutan di Bengkulu pada Kamis (11/9/2025).
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Igor Gregory Dayefiandro, menghadiri lokakarya persiapan sinergi multipihak.
- Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, membuka kegiatan dan menekankan pentingnya perhutanan sosial.
- DPRD Kepahiang menyatakan dukungan terhadap penguatan tata kelola hutan dan pengembangan kopi rakyat yang berkelanjutan.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Igor Gregory Dayefiandro, S.E., M.Sc., menghadiri lokakarya persiapan sinergi multipihak dalam penguatan pengelolaan hutan secara berkelanjutan sebagai upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Provinsi Bengkulu pada Kamis (11/9/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kepahiang, Ir. Abdul Hafizh, M.Si., serta Plt. Sekwan DPRD Kabupaten Kepahiang, Ayub David Pranoto, S.Sos., M.A.P.
Acara dibuka oleh Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, S.E., yang menegaskan pentingnya menjaga kelestarian hutan melalui skema perhutanan sosial.
Skema ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengelola hutan secara berkelanjutan, menjaga fungsi ekologis, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti potensi besar Bengkulu sebagai salah satu daerah penghasil kopi nasional.
Potensi tersebut diharapkan mampu dikelola dengan baik agar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa merusak ekosistem hutan.
Ketua DPRD Kepahiang, Igor Gregory Dayefiandro, menyatakan dukungan penuh DPRD terhadap langkah pemerintah memperkuat tata kelola hutan dan pengembangan komoditas kopi rakyat.
Wakil Bupati Abdul Hafizh menekankan perlunya kerja sama lintas sektor untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.
Plt. Sekwan DPRD, Ayub David Pranoto, menambahkan bahwa lokakarya ini menjadi wadah penting dalam menyatukan langkah antara pemerintah, akademisi, masyarakat sipil, dan para petani menghadapi tantangan perubahan iklim.
Dengan sinergi multipihak, diharapkan Kabupaten Kepahiang mampu menjadi contoh pengelolaan hutan berkelanjutan yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
| Korupsi Sekretariat DPRD Kepahiang, Kejari Kembalikan Kerugian Negara Rp 5,1 Miliar |
|
|---|
| Breaking News : Mantan Ketua DPRD Kepahiang Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Daftar Lengkapnya |
|
|---|
| BKDPSDM Kepahiang Tegaskan soal Nasib PNS Sekwan yang Terseret Kasus Korupsi |
|
|---|
| Dituntut 8 Tahun, Eks Sekwan Kepahiang juga Kalah di Gugatan Perdata, Kini Ajukan Banding |
|
|---|
| Tuntutan Lengkap 10 Terdakwa Kasus Korupsi DPRD Kepahiang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/LOKAKARYA-KOPI-23634-4554.jpg)