Berita Mukomuko
1.500 Ekor Sapi di Mukomuko Bengkulu Terjangkit Penyakit Ngorok, Stok Vaksin Habis
Sebanyak 1.500 hewan ternak di Mukomuko Bengkulu terjangkit penyakit ngorok, Dinstan Ungkap Stok Vaksin habis.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mencatat ada sebanyak 1.500 kasus hewan ternak yang terjangkit pemyakit ngorok atau Septicaemia Epizootica (SE).
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Diana Nurwahyuni Mengatakan, sejauh ini pihaknya mencatat ada 1.500 kasus hewan ternak yang terjangkit penyakit ngorok.
Untuk sebaran kasus ini terjadi di Kecamatan Teramang Jaya, Ipuh, Sungai Rumbai, Air dikit, XIV Koto, Kota Mukomuko dan Selagan Raya.
“Tercatat ada 1.500 kasus hewan ternak terjangkit SE, terbanyak di Kecamatan Teramang Jaya,” ungkap Diana saat dihubungi di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Jumat (22/8/2025) pukul 11.34 WIB.
Diana menjelaskan, penangan terus dilakukan oleh pihaknya, baik melalui empat Puskeswan yang ada di Kabupaten Mukomuko bersama dokter hewan.
Baca juga: Nasib 1.917 Honorer R3 dan R4 di Mukomuko Bengkulu Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu
Dalam penanganan pihaknya bersama dokter hewan, penyakit ngorok ini dapat terkendali.
“Penanganan terus kita lakukan setiap mendapatkan laporan dari masyarakat, dan Alhamdulillah terkendali,” tutur Diana.
Diana juga menjelaskan, saat ini stok vaksin untuk penanganan hewan ternak yang terjangik penyakit ngorok habis.
Pihaknya mengajukan pembelian stok vaksin untuk penyakit ngorok ini di APBD Perubahan Tahun 2025.
“Stok saat ini habis jadi kita ajukan di APBD-P tahun anggaran 2025 untuk pengadaan vaksin,” jelas Diana.
Selain itu, pihaknya juga melakukan tindakkan pencegahan penyakit ngorok ini, dengan melakukan vaksin secara teratur kepada hewan ternak.
Kemudian, Diana juga mengingatkan pentingnya untui menjaga kebersihan kandang, lalu memberikan pakan dan air bersih hingga kurangi stres hewan ternak.
Tak hanya itu jika hewan sudah terjangkit penyakit ngorok, peternak diminta langsung menghubungi petugas kesehatan hewan.
Vaksinansi secara rutin, pemberian antibiotik hingga memberikan penguat tenaga dengan memberikan air gula merah hingga melakikan isolasi pada hewan ternak yang terjangkit.
| Kinerja Polres Mukomuko 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat dan Penyelesaian 203 Perkara |
|
|---|
| Jelang Nataru 2025, Polres Mukomuko Sidak Pasar Cek Harga dan Kualitas Bahan Pokok |
|
|---|
| Gelombang Tinggi Kembali Hantam Pesisir Mukomuko, Dua Kios Warga Hancur |
|
|---|
| Gelombang Setinggi 13 Meter Hantam Pengaman Pantai Abrasi di Mukomuko Bengkulu, Kios Warga Rusak |
|
|---|
| Duduk Perkara Bengkel Milik Polisi Dibakar Massa Imbas Aksi Pencurian Sawit di Mukomuko |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/1500-hewan-ternak-di-Mukomuko-terjangkit-penyakit-ngorok.jpg)