Jumat, 8 Mei 2026

Berita Bengkulu

Penumpang Melonjak Usai Lebaran, Bengkulu Usulkan Rute Baru ke Padang dan Palembang

Lonjakan penumpang usai Lebaran dorong Pemprov Bengkulu usulkan rute baru ke Padang dan Palembang.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
KEPALA DINAS - Kepala Dishub Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan saat diwawancarai wartawan di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (13/4/2026). Pemprov Bengkulu minta maskapai tambah penerbangan ke Jakarta dan buka rute baru karena lonjakan penumpang pasca Lebaran. 

Ringkasan Berita:
  1. Pemprov Bengkulu usulkan rute baru Bengkulu–Padang dan Bengkulu–Palembang.
  2. Dishub surati AirAsia, Pelita, dan TransNusa tambah penerbangan.
  3. Lonjakan penumpang capai lebih dari 6 persen, tiket meningkat.
  4. Garuda tidak lagi beroperasi, slot penerbangan berkurang.
  5. Penumpang harian capai 1.600 orang, dipicu aktivitas kedinasan.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Lonjakan jumlah penumpang pesawat usai Lebaran mendorong Pemerintah Provinsi Bengkulu mengusulkan pembukaan rute penerbangan baru, yakni Bengkulu–Padang dan Bengkulu–Palembang, guna memperluas konektivitas dan mengatasi tingginya permintaan transportasi udara.

Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemprov telah mengirimkan surat resmi kepada sejumlah maskapai untuk membuka peluang tambahan jadwal penerbangan, khususnya pada rute Bengkulu–Jakarta.

Kepala Dishub Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan, menyebutkan permintaan tersebut ditujukan kepada tiga maskapai, yakni AirAsia, Pelita, dan TransNusa.

“Kami sudah menyurati tiga maskapai tersebut. Harapannya, ada yang bisa menambah frekuensi penerbangan Bengkulu–Jakarta karena permintaan masyarakat cukup tinggi,” ungkap Hendri saat ditanya wartawan di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (13/4/2026).

Selain rute ke Jakarta, Pemprov Bengkulu juga mendorong pembukaan jalur penerbangan baru guna memperluas konektivitas daerah.

Rute yang diusulkan antara lain Bengkulu–Padang dan Bengkulu–Palembang.

Menurut Hendri, rute-rute tersebut berpotensi dilayani menggunakan pesawat jenis ATR yang dinilai lebih sesuai untuk jarak menengah.

Ia menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang setelah momen Lebaran menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kebutuhan penerbangan. Bahkan, kenaikannya melampaui prediksi awal.

“Awalnya diperkirakan hanya naik sekitar 4 persen, namun realisasinya mencapai lebih dari 6 persen. Dampaknya, banyak penerbangan penuh dan harga tiket ikut mengalami kenaikan,” jelas Hendri.

Di sisi lain, berkurangnya maskapai yang beroperasi di Bengkulu turut mempersempit ketersediaan kursi penerbangan. Salah satunya setelah maskapai Garuda Indonesia tidak lagi melayani rute tersebut.

“Dengan tidak beroperasinya Garuda di Bengkulu, otomatis slot penerbangan berkurang,” tutup Hendri.

Lonjakan Penumpang di Atas Normal

General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Muhammad Haykal, mengungkapkan jumlah penumpang meningkat signifikan dibandingkan kondisi normal sebelum Lebaran.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved