Berita Bengkulu
Meski Nihil Kasus, Dinkes Bengkulu Imbau Masyarakat Antisipasi Hantavirus
Dinkes Bengkulu meminta warga waspada hantavirus dengan menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan tikus.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Hantavirus umumnya menyebar melalui paparan urine, kotoran, air liur, maupun sarang tikus yang terhirup bersama debu di lingkungan yang kotor dan lembap.
- Langkah utama pencegahan hantavirus adalah menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus.
- Warga dianjurkan menggunakan masker dan sarung tangan ketika membersihkan gudang, loteng, maupun area kotor lainnya.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hantavirus yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Yasma, mengatakan hingga saat ini belum terdapat kasus hantavirus yang terkonfirmasi di Bengkulu.
Namun, masyarakat diminta tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Yasma, hantavirus umumnya menyebar melalui paparan urine, kotoran, air liur, maupun sarang tikus yang terhirup bersama debu di lingkungan yang kotor dan lembap.
“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi penyebaran hantavirus, terutama di daerah dengan kepadatan tikus tinggi, lingkungan kurang bersih, serta wilayah rawan banjir atau penumpukan sampah,” kata Yasma saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com melalui pesan Whatsapp, Rabu (13/5/2026).
Langkah utama pencegahan hantavirus adalah menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus.
Masyarakat diimbau rutin membersihkan rumah, gudang, pasar, kebun, dan tempat penyimpanan makanan. Selain itu, warga juga diminta menghindari penumpukan sampah yang dapat menjadi sarang tikus.
Baca juga: Kasus Campak di Bengkulu Capai 19 Orang, Dinkes Belum Masuk KLB
“Lubang atau celah masuk tikus di rumah harus ditutup, makanan disimpan dalam wadah tertutup rapat, dan bila diperlukan gunakan perangkap tikus secara aman,” ujarnya.
Dinkes Bengkulu juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat membersihkan area yang terdapat banyak kotoran tikus.
Warga dianjurkan menggunakan masker dan sarung tangan ketika membersihkan gudang, loteng, maupun area kotor lainnya.
Selain itu, kotoran tikus tidak boleh langsung disapu dalam kondisi kering karena debunya dapat terhirup dan berisiko membawa virus.
“Kotoran tikus sebaiknya dibasahi terlebih dahulu menggunakan cairan disinfektan sebelum dibersihkan,” jelasnya.
Masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga sanitasi rumah maupun lingkungan sekitar.
Berita Bengkulu Terpopuler
berita bengkulu terbaru
berita bengkulu hari ini
berita bengkulu terupdate
Berita Bengkulu
| Komisi II DPRD Bengkulu Tengah Hearing dengan SPBU, Soroti Barcode hingga Pelayanan Operator |
|
|---|
| PUPR Bengkulu Selatan Bangun Pengarah Arus Pasar Bawah, Progres Capai 20 Persen |
|
|---|
| Tak Sampai 1 Jam, Sembako Gerakan Pangan Murah Bengkulu Tengah Ludes Diserbu Warga |
|
|---|
| Pemprov Klarifikasi Kehadiran Gubernur Bengkulu di Pabrik Minyak Goreng BMP yang Disegel Polisi |
|
|---|
| Warga Pematang Gubernur Khawatir Banjir Usai Sawah Ditimbun untuk Perumahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kepala-Dinkes-Provinsi-Bengkulu-Yasman-saat-diwawacarai-persiapan-arus-mudik.jpg)