Senin, 8 Juni 2026

Makan Bergizi Gratis di Bengkulu

Pendap dan Rebung Dilirik Jadi Menu MBG untuk Siswa di Bengkulu

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memadukan cita rasa khas daerah dengan kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah di wilayah tersebut.

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
DAPUR SPPG - Suasana di dapur SPPG Muara Dua, Senin (13/10/2025). Pemerintah melalui SPPG Provinsi Bengkulu mengupayakan agar makanan lokal khas Bengkulu seperti rebung dan pendap dapat menjadi bagian dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Pemerintah melalui Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Provinsi Bengkulu mengupayakan makanan lokal khas Bengkulu, seperti rebung dan pendap dapat menjadi bagian dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah. 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memadukan cita rasa khas daerah dengan kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah di wilayah tersebut.

Saat ini, tim ahli gizi tengah melakukan kajian terhadap kandungan gizi dalam dua makanan khas itu sebelum ditetapkan secara resmi sebagai variasi menu MBG

"Itu sedang diupayakan karena kita kan ngecek juga itu nilai gizinya berapa, itu kita komunikasikan dulu sama ahli gizi," ungkap Kepala Regional SPPG Wilayah Provinsi Bengkulu, Gloria Erysa Meilinda Situmorang, Senin (13/10/2025).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas asupan makanan anak sekolah. 

Bengkulu menjadi salah satu daerah yang mendukung penuh program ini dengan melibatkan unsur lokalitas dalam setiap tahap perencanaan.

Salah satu lokasi pelaksanaan uji coba penerapan menu berbasis olahan lokal tersebut adalah di SPPG Muara Dua Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu

Di lokasi ini, tim gizi setempat telah mulai mempersiapkan pendataan penerima manfaat MBG sekaligus meneliti kemungkinan anak-anak yang memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu, terutama ikan dan hasil laut.

Kepala SPPG Muara Dua Agnesia Frisca Damayanti, membenarkan bahwa pihaknya tengah menunggu hasil pengkajian dari ahli gizi mengenai kandungan rebung dan pendap sebelum mulai menyusun rencana penerapan di lapangan.

"Kami masih menunggu hasil kajian kandungan gizinya. Selain itu, kami juga sedang melakukan pendataan terhadap anak-anak yang mungkin alergi terhadap ikan, agar menu yang diberikan nantinya sesuai dan aman," beber Agnesia.

Pemilihan rebung dan pendap sebagai calon menu tambahan MBG bukan tanpa alasan, selain sebagai makanan khas daerah, kedua menu ini dinilai mudah diolah, terjangkau dan memiliki potensi kandungan nutrisi yang tinggi.

Dengan rencana ini, anak-anak penerima MBG di Bengkulu nantinya tidak hanya mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi, tetapi juga diperkenalkan dengan kekayaan kuliner daerahnya sendiri. 

Pengenalan makanan lokal sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan terhadap kuliner tradisional Bengkulu.

"Namun sekali lagi ini nanti akan kami koordinasikan dahulu untuk penyajiannya bagaimana," kata Agnesia.

Baca juga: Pemkot Bengkulu Kaji Variasi Menu Makanan Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved