Berita Bengkulu
Stok Beras Bengkulu Tembus 11 Ribu Ton saat Ramadan 2026
Perum BULOG Kantor Wilayah Bengkulu mencatat total stok setara beras yang dikuasai saat ini mencapai 11.193.704 kilogram atau lebih dari 11 ribu ton.
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Total stok setara beras yang ada di Bengkulu saat ini mencapai 11.193.704 kilogram atau lebih dari 11 ribu ton.
- Stok itu terdiri dari beras sebanyak 10.729.895 kilogram dan gabah 927.619 kilogram atau setara 463.809 kilogram beras.
- Bulog telah diinstruksikan untuk meningkatkan pemantauan harga dan stok di pasar rakyat maupun pasar induk di wilayah Provinsi Bengkulu.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ketersediaan beras di Provinsi Bengkulu menjelang dan selama Ramadan 1447 Hijriah dipastikan dalam kondisi aman.
Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu mencatat total stok setara beras yang dikuasai saat ini mencapai 11.193.704 kilogram atau lebih dari 11 ribu ton.
Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, menyampaikan bahwa jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan 2026.
Stok itu terdiri dari beras sebanyak 10.729.895 kilogram dan gabah 927.619 kilogram atau setara 463.809 kilogram beras.
“Stok Cadangan Beras Pemerintah di Bengkulu dalam kondisi sangat aman. Kami pastikan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi,” ujarnya kepada TribunBengkulu.com dalam keterangan resminya, Selasa (24/2/2026).
Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan minyak goreng merek Minyakita. Saat ini, stok Minyakita yang tersedia di gudang Bulog Bengkulu mencapai 469.083 liter dan siap disalurkan sesuai ketentuan pemerintah.
Distribusi Dikawal Lewat Sidak Pasar
Untuk memastikan stok tersebut benar-benar tersedia di pasar dan dijual sesuai ketentuan harga, BULOG Bengkulu turut melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan pasar induk.
Bulog telah diinstruksikan untuk meningkatkan pemantauan harga dan stok di pasar rakyat maupun pasar induk di wilayah Provinsi Bengkulu.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi dari kantor pusat yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia," imbuhnya.
Baca juga: 1 Bulan WFA di Pemprov Bengkulu: 3 Hari Kerja di Kantor, Seberapa Besar Penghematannya?
Dalam sidak tersebut, jajaran Bulog memantau langsung harga jual beras dan Minyakita di tingkat pedagang, mengecek ketersediaan stok, serta memastikan distribusi dari gudang ke pasar berjalan lancar.
Pemeriksaan juga mencakup kualitas komoditas guna menjamin barang yang beredar layak konsumsi.
Penyaluran Minyakita dilakukan dengan skema distribusi langsung dari gudang BULOG ke pasar.
Langkah ini bertujuan meminimalisir rantai pasok agar harga tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) dan terjangkau bagi masyarakat.
Menurutnya, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sepanjang Ramadan guna mengantisipasi lonjakan permintaan, sekaligus mencegah potensi spekulasi harga maupun penimbunan barang.
"Bulog berharap stabilitas pasokan dan harga pangan di Bengkulu tetap terjaga hingga akhir Ramadan," tukasnya.
| Masalah Lapter Bengkulu Selatan Mulai Ada Titik Terang, Pemda dan AURI Duduk Bareng Bahas Aset |
|
|---|
| Ketua DPRD Desak PUPR Tegas Tindak 9 Dapur MBG di Bengkulu Tengah yang Langgar Sempadan |
|
|---|
| Jurnalis Bengkulu Ekspress Polisikan 2 Akun Medsos Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Penumpang Melonjak Usai Lebaran, Bengkulu Usulkan Rute Baru ke Padang dan Palembang |
|
|---|
| Meski WFA, BPBD Bengkulu Tengah Pastikan Siaga 24 Jam di Daerah Rawan Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Stok-bulog-Ramadan-2026.jpg)