Jumat, 12 Juni 2026

Berita Bengkulu

Program Listrik Gratis Bengkulu 2026, 4.500 Warga Masuk Data Penerima

Pemprov Bengkulu usulkan 6.000 titik listrik gratis, 4.500 data sudah masuk, prioritas rumah tangga miskin.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
KEPALA DINAS - Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, saat diwawancarai di ruangan nya, Kantor Dinas ESDM, Kota Bengkulu, Kamis (2/4/2026). Pemprov Bengkulu usulkan 6.000 titik listrik gratis, 4.500 data sudah masuk, prioritas rumah tangga miskin. 

Ringkasan Berita:
  • Pengusulan sebanyak 6.000 titik sambungan listrik gratis kepada pemerintah pusat untuk warga Bengkulu
  • Sekitar 4.500 data sudah terinput, termasuk sebagian data tahun lalu yang belum mendapatkan bantuan
  • Program ini, tidak difokuskan pada wilayah tertentu, melainkan berdasarkan data yang masuk dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
 
 

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong program listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan pengusulan sebanyak 6.000 titik sambungan listrik gratis kepada pemerintah pusat.

“Saat ini usulan yang akan kami naikkan sebanyak 6.000 titik. Paling lambat akan diajukan pada 31 April ke Kementerian ESDM,” ungkap Rico saat dihubungi di Bengkulu, Sabtu (4/4/2026).

Hingga saat ini sebanyak kurang lebih 4.500 data calon penerima sudah masuk ke dalam basis data.

Jumlah tersebut juga mencakup data masyarakat yang pada tahun sebelumnya belum sempat menerima bantuan serupa.

“Sekitar 4.500 data sudah terinput, termasuk sebagian data tahun lalu yang belum mendapatkan bantuan,” jelas Rico.

Saat ini, pihaknya masih melakukan sinkronisasi data dengan kementerian, terutama untuk memastikan titik-titik yang benar-benar belum teraliri listrik.

Program ini, tidak difokuskan pada wilayah tertentu, melainkan berdasarkan data yang masuk dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

“Tidak ada fokus pada kabupaten tertentu, semua berdasarkan data yang masuk. Ini mencakup 10 kabupaten/kota,” ujar Rico.

Adapun sasaran utama program ini adalah rumah tangga miskin yang belum memiliki akses listrik.

Untuk dapat diusulkan sebagai penerima, masyarakat harus melengkapi sejumlah persyaratan, di antaranya fotokopi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta rekomendasi dari kepala desa.

Baca juga: Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Belum Jelas, Ini Kata BKD Bengkulu

“Rekomendasi dari kepala desa penting untuk memastikan bahwa yang bersangkutan benar-benar warga setempat, tergolong tidak mampu, dan belum memiliki listrik,” kata Rico.

Rico menambahkan, pada tahun sebelumnya terdapat sejumlah data yang tidak dapat diverifikasi karena persyaratan yang tidak lengkap.

Hal tersebut menjadi salah satu kendala dalam proses penyaluran bantuan.

“Banyak yang tidak melengkapi syarat, sehingga tidak sempat diverifikasi. Jadi, yang diprioritaskan adalah data yang lengkap,” papar Rico.

Dalam pelaksanaannya, Dinas ESDM akan mengusulkan data ke Kementerian ESDM, sementara pemasangan jaringan listrik di lapangan akan dilakukan oleh pihak PLN.

“Pendanaan bersumber dari APBN. Untuk pelaksana di lapangan tetap oleh PLN,” tutup Rico.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved