Pada tanggal 18 Desember 2025, dunia memperingati Hari Migran Internasional.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait tinggi gelombang di wilayah perairan Bengkulu, 18-21 Desember 2025.
Tanggal 18 Desember 2025 menurut penanggalan Jawa jatuh pada Kamis Wage.
Kanwil Kemenkum Bengkulu mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Dinas Dikbud Rejang Lebong mengintensifkan upaya pengajuan bantuan revitalisasi sekolah ke pemerintah pusat.
Kasi Intel Kejari Kepahiang Nanda Hardika mengatakan, pada Rabu (17/12/2025) MRL sudah mendapatkan panggilan ketiga.
Dari 900 CPNS yang telah bertugas empat bulan di Seluma, baru 30 persen yang telah melaksanakan instruksi Bupati Seluma.
Polres Seluma dalam waktu dekat akan melimpahkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi dana desa Dusun Tengah, Rabu (17/12/2025).
BPBD Seluma mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya intensitas curah hujan, Rabu (17/12/2025).
Menkes Budi Gunadi Sadikin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Sungai Lemau, Rabu (17/12/2025).
atat Ini Jadwal Libur Sekolah SD dan SMP Di Bawah Naungan Dikbud Seluma. Kadis Dikbud Berpesan Ini
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Provinsi Bengkulu, Rabu (17/12/2025).
Bupati Kepahiang Zurdi Nata mengatakan pemkab akan melibatkan BMKG untuk mitigasi dampak cuaca buruk, Rabu (17/12/2025).
Sebanyak 30 CJH asal Kota Bengkulu menyatakan mengundurkan diri dari keberangkatan haji tahun 2026.
Polisi menghentikan penyidikan kasus pembunuhan ibu kandung oleh remaja perempuan berinisial NR atau NA (18) di Bengkulu, Rabu (17/12/2025).
Setiap tanggal 18 Desember, masyarakat internasional memperingati Hari Migran Internasional.
Pemerintah menetapkan 17 Desember sebagai Hari Pantun Nasional melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 163/M/2025.
Artikel ini membahas secara lengkap makna, karakter, pantangan, dan tips kegiatan yang sesuai dengan Rabu Pon.
Plt Kepala BKPSDM Seluma Ansori dikonfirmasi Selasa siang (16/12/2025) mengatakan siap memproses sanksi camat dan guru digerebek warga.
Pemkab Seluma di penghujung tahun 2025 menyiapkan anggaran sebesar Rp 11,8 miliar untuk membayar utang proyek tahun 2024.