Keracunan Massal di Kepahiang
Dinkes Kepahiang Terima Hasil Uji Laboratorium, Menu MBG Mengandung Staphylococcus aureus
Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya bakteri Staphylococcus aureus pada sampel makanan MBG dan muntahan korban.
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
Hasil uji laboratorium tersebut memperkuat dugaan keracunan tersebut berasal dari makanan program MBG.
"Artinya ini ada singkronisasi atau hubungan epidemologis yang kuat antara hasil pemeriksaan laboratorium muntahan dan makanan," beber Tajri.
Dugaan Sumber Kontaminasi
Adapun menu MBG yang mengandung bakteri tersebut terdapat dari nasi yang diduga dibawa dari penjamah makanan atau petugas yang bekerja.
"Jika kita lihat hasil ini ada terkontaminasi dari nasi, bisa jadi dari pekerja yang tangannya kotor atau dari mulut yang lupa memakai masker," jelas Tajri.
Ia menegaskan kepada seluruh penjamah makanan atau petugas MBG untuk meningkatkan higienis dan sanitasi pada seluruh tahapan pengelolaan.
"Diperlukan peningkatan higenis dan sanitasi pada seluruh tahapan pengelolaan, penyimpanan dan penyajian makanan guna mencegah kejadian serupa kedepannya," tegas Tajri.
Siswa Trauma Makan MBG Lagi
Sementara itu, orang tua pelajar yang mengalami keracunan mengaku trauma dan khawatir usai anaknya dilarikan ke puskesmas usai mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG), pada Kamis (4/6/2026).
Hingga saat ini, jumlah korban dugaan keracunan berjumlah 16 orang yang terdiri dari siswa, guru, dan penjaga sekolah yang dilarikan ke Puskesmas Kelobak dan Puskesmas Pasar Kepahiang.
Salah satu orang tua korban, Risti, mengungkapkan kondisi anaknya sempat mengalami muntah, gatal-gatal, hingga sesak napas setelah menyantap MBG di sekolah.
“Anak mulai mengeluh mual, muntah, pusing, dan gatal-gatal,” ujar Risti kepada Reporter TribunBengkulu.com, Kamis (4/6/2026).
Kondisi anak kemudian memburuk hingga mengalami sesak napas sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.
Risti mengatakan anaknya kini mengalami ketakutan untuk kembali mengonsumsi makanan dari program MBG.
“iya ada trauma dan khawatir,” kata Risti.
| Kasus Dugaan Keracunan MBG di Kepahiang, Hasil Uji Sampel Diserahkan ke Dinkes |
|
|---|
| Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di SDN 18 Kepahiang Keluar, Loka POM Serahkan ke Dinkes |
|
|---|
| Imbas Keracunan Massal di SDN 18 Kepahiang, Dapur MBG di Taba Tebelet Ditutup Sementara |
|
|---|
| Dinkes Kepahiang Tanggapi Dugaan Keracunan MBG di SDN 18, Sampel Sudah Dikirim ke BPOM |
|
|---|
| Ketua DPRD Desak Evaluasi SPPG-Pengawasan Diperketat Imbas Keracunan Massal Pelajar SD 18 Kepahiang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/KEPAHIANG-KERACUNAN-MASSAL-2353464-HASIL-LAB.jpg)