Rabu, 6 Mei 2026

Kecelakaan Maut di Lebong

Penyebab Kecelakaan Maut Pikap Vs Astrea di Lebong Bengkulu, Pelajar SMA Tewas Seketika

Pelajar SMA tewas usai motor Astrea bertabrakan dengan pikap di Lebong. Sopir masih diamankan polisi untuk penyelidikan.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
LAKA MAUT - Kolase dua kendaraan yang terlibat tabrakan di Jalan Lintas Curup–Muara Aman, Desa Magelang Baru, Kecamatan Lebong Sakti, Selasa (9/9/2025). Sopir mobil pikap hingga kini masih diamankan di Polres Lebong. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Curup–Muara Aman, tepatnya di Desa Magelang Baru, Kecamatan Lebong Sakti, Selasa (9/9/2025).

Sebuah mobil pikap hitam dengan nomor polisi BD 9986 H bertabrakan dengan sepeda motor Honda Astrea tanpa nomor polisi yang dikendarai pelajar SMA.

Akibat tabrakan keras itu, Fabian Brian Conero (15), pelajar asal Desa Talang Leak I, Kecamatan Bingin Kuning, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara temannya, Bagas Hasian Aritona Ujung (16), asal Desa Ujung Tanjung I, Kecamatan Lebong Sakti, mengalami patah tangan kanan dan sejumlah luka.

Kasat Lantas Polres Lebong, Iptu Hendra Wijaya, mengatakan pengemudi mobil pikap diketahui bernama Siven Mei Janggene (40), warga Kelurahan Tanjung Bungai II, Kecamatan Lebong Tengah.

Saat ini sopir tersebut masih diamankan di Mapolres Lebong, namun statusnya masih sebagai saksi.

Pihaknya hingga sekarang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus kecelakaan itu.

“Ya untuk laka mobil pikap bertabrakan dengan sepeda motor itu korban ada satu meninggal dunia dan satu luka-luka.

Sopir pikap masih kami amankan untuk dimintai keterangan, statusnya sementara masih sebagai saksi,” ungkap Kasat.

Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga bermula saat sepeda motor yang dikendarai Fabian melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Motor tersebut hendak menyalip kendaraan lain di depannya, namun justru mengambil jalur kanan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil pikap yang dikemudikan Siven.

Karena jarak yang terlalu dekat dan kondisi jalan menikung, tabrakan depan-depan pun tak bisa dihindari.

“Dari hasil penyelidikan sementara, diduga kelalaian berasal dari pengemudi sepeda motor sendiri, tapi sekarang kita masih melakukan penyelidikan untuk lebih pastinya,” lanjut Kasat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved