Senin, 4 Mei 2026

Berita Mukomuko

Lomba Sadesahe Berhadiah Rp 2,25 M, Kades di Mukomuko Bengkulu Keluhkan Lahan dan Hama

Pemkab Mukomuko dan Polres Mukomuko gelar rakor lomba Sadesahe Bengkulu, Kades keluhkan hama hingga lahan terbatas.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
KETAHANAN PANGAN - Kepala desa, Pemerintah Kabupaten Mukomuko dan Polres Mukomuko saat menggelar Rakor Lomba Ketahanan Pangan penanaman jagung satu desa satu hektare, di aula Mapolres Mukomuko, Rabu (27/8/2025). Pemkab Mukomuko dan Polres Mukomuko gelar rakor lomba Sadesahe Bengkulu, Kades keluhkan hama hingga lahan terbatas. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Pemerintah Provinsi Bengkulu, menggelar lomba ketahanan pangan Satu Desa Satu Hektare (Sadesahe) penanaman jangung di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyiapkan hadiah sebesar Rp 2,25 Miliar untuk desa yang memiliki hasil jagung terbanyak.

Untuk Kabupaten Mukomuko juga turut ikut dalam lomba tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko dan Polres Mukomuko bekerjasama untuk mensukseskan program ketahanan pangan ini.

Upaya yang dilakukan saat ini, Pemkab Mukomuko dan Polres Mukomuko bersama melakukan rapat koordinasi bersama 148 Desa dan 3 Kelurahan.

Dalam rapat yang digelar di aula Mapolres Mukomuko, pada Rabu (27/8/2025), beberapa Kepala Desa mengeluhkan adanya kendala terkait program ketahanan pangan.

Kendala yang dihadapi kepala desa dalam program ketahanan pangan ini, berupa keterbatasan lahan dan juga hama seperti monyet yang merusak hasil panen.

Terkait hal itu, Bupati Mukomuko, Choirul Huda mengatakan perihal kendala-kendala yang dihadapi oleh Kepala Desa soal ketahanan pangan ini untuk segera melakukan komunikasi dari tigkat camat, Polsek hingga ke Polres Mukomuko.

Kemudian desa juga disarankan untuk mengoptimalkan potensi yang ada di desa untuk menjadi program ketahanan pangan.

“Kepala desa yang melaporkan adanya kendala terkait program ketahanan pangan ini, sebaiknya memanfaatkan potensi serta koordinasi yang ada di wilayah masing-masing,” ungkap Huda saat diwawancarai, Rabu (27/8/2025) pukul 13.40 WIB.

Baca juga: Narapidana asal Mukomuko Ditemukan Tewas Tak Wajar di dalam Lapas Arga Makmur Bengkulu Utara

Huda menjelaskan, setiap desa juga mendapatkan dukungan dari pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Mukomuko.

Dimana Polsek jajaran juga siap membantuk setiap desa untuk mensukseskan program ketahanan pangan ini.

“Yang terpenting juga koordinasi harus dilakukan agar program ketahanan pangan ini berjalan dengan maksimal,” tutur Huda.

Sementara itu, Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma W mengatakan, kendala yang dihadapi beberapa desa sebagai desa penyangah pabrik kelapa sawit.

Tidak memilih lahan lagi untuk dimanfaatkan sebagai program ketahanan pangan, lantaran lahan tersebut sudah menjadi lahan perkebunan sawit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved