Berita Mukomuko
Lomba Sadesahe Berhadiah Rp 2,25 M, Kades di Mukomuko Bengkulu Keluhkan Lahan dan Hama
Pemkab Mukomuko dan Polres Mukomuko gelar rakor lomba Sadesahe Bengkulu, Kades keluhkan hama hingga lahan terbatas.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Pemerintah Provinsi Bengkulu, menggelar lomba ketahanan pangan Satu Desa Satu Hektare (Sadesahe) penanaman jangung di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyiapkan hadiah sebesar Rp 2,25 Miliar untuk desa yang memiliki hasil jagung terbanyak.
Untuk Kabupaten Mukomuko juga turut ikut dalam lomba tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko dan Polres Mukomuko bekerjasama untuk mensukseskan program ketahanan pangan ini.
Upaya yang dilakukan saat ini, Pemkab Mukomuko dan Polres Mukomuko bersama melakukan rapat koordinasi bersama 148 Desa dan 3 Kelurahan.
Dalam rapat yang digelar di aula Mapolres Mukomuko, pada Rabu (27/8/2025), beberapa Kepala Desa mengeluhkan adanya kendala terkait program ketahanan pangan.
Kendala yang dihadapi kepala desa dalam program ketahanan pangan ini, berupa keterbatasan lahan dan juga hama seperti monyet yang merusak hasil panen.
Terkait hal itu, Bupati Mukomuko, Choirul Huda mengatakan perihal kendala-kendala yang dihadapi oleh Kepala Desa soal ketahanan pangan ini untuk segera melakukan komunikasi dari tigkat camat, Polsek hingga ke Polres Mukomuko.
Kemudian desa juga disarankan untuk mengoptimalkan potensi yang ada di desa untuk menjadi program ketahanan pangan.
“Kepala desa yang melaporkan adanya kendala terkait program ketahanan pangan ini, sebaiknya memanfaatkan potensi serta koordinasi yang ada di wilayah masing-masing,” ungkap Huda saat diwawancarai, Rabu (27/8/2025) pukul 13.40 WIB.
Baca juga: Narapidana asal Mukomuko Ditemukan Tewas Tak Wajar di dalam Lapas Arga Makmur Bengkulu Utara
Huda menjelaskan, setiap desa juga mendapatkan dukungan dari pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Mukomuko.
Dimana Polsek jajaran juga siap membantuk setiap desa untuk mensukseskan program ketahanan pangan ini.
“Yang terpenting juga koordinasi harus dilakukan agar program ketahanan pangan ini berjalan dengan maksimal,” tutur Huda.
Sementara itu, Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma W mengatakan, kendala yang dihadapi beberapa desa sebagai desa penyangah pabrik kelapa sawit.
Tidak memilih lahan lagi untuk dimanfaatkan sebagai program ketahanan pangan, lantaran lahan tersebut sudah menjadi lahan perkebunan sawit.
| Cegah Pencemaran dan Abrasi, Polres Mukomuko Inisiasi Gerakan Bersih Pantai |
|
|---|
| Kinerja Polres Mukomuko 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat dan Penyelesaian 203 Perkara |
|
|---|
| Jelang Nataru 2025, Polres Mukomuko Sidak Pasar Cek Harga dan Kualitas Bahan Pokok |
|
|---|
| Gelombang Tinggi Kembali Hantam Pesisir Mukomuko, Dua Kios Warga Hancur |
|
|---|
| Gelombang Setinggi 13 Meter Hantam Pengaman Pantai Abrasi di Mukomuko Bengkulu, Kios Warga Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Rakor-ketahana-pangan-penanaman-jagung-di-Mukomuko-Bengkulu.jpg)