Berita Mukomuko
Curhat Petani Arah 3 Mukomuko Bengkulu: Panen Raya, Tapi Mesin Pemanen Cuma 1
Petani Desa Arah 3 Mukomuko gelar panen raya padi, tapi terkendala karena hanya ada satu mesin pemanen.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Petani Desa Arah 3 Mukomuko gelar panen raya padi, tapi terkendala karena hanya ada satu mesin pemanen.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Petani di Desa Arah 3, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menggelar panen raya padi pada Kamis (18/9/2025) siang.
Panen yang turut dihadiri Bupati Mukomuko, Choirul Huda, dan Wakil Ketua Komisi III DPRD Mukomuko, Frenky Janas, ini dilaksanakan di lahan seluas 400 hektare sawah di Desa Arah 3.
Ketua Kelompok Tani Juragan Sakti I Arah 3, Kadri, mengatakan panen ini merupakan musim panen kedua di tahun 2025.
Pada hari itu, sebanyak 21 ton padi berhasil dipanen dari total 3 hektare sawah, dengan rata-rata hasil mencapai 7 ton per hektare.
“Hari ini kita panen sebanyak 21 ton dari 3 hektare sawah,” ungkap Kadri saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (18/9/2025) pukul 14.35 WIB.
Kadri menjelaskan, panen raya tidak bisa dilakukan secara serentak karena mesin panen padi yang tersedia hanya satu unit.
Mesin panen tersebut merupakan bantuan dari pemerintah untuk kelompok tani. Ia berharap ada tambahan bantuan mesin panen agar kegiatan panen bisa lebih lancar.
Baca juga: Harga TBS Sawit di Mukomuko Bengkulu Hari Ini Naik Rp 50 per kg, Tertinggi Rp 3.100 per kg M
“Karena mesin panen cuma satu, jadi kami memakainya bergantian. Kalau mau sewa yang orang mahal, sekarung itu bisa Rp 36 ribu,” tutur Kadri.
“Kalau bisa ada lagi bantuan dari pemerintah untuk mesin panen padi, agar panen bisa lebih efisien dan tidak memakan waktu,” lanjut Kadri.
Kadri mengungkapkan, idealnya kelompok tani setidaknya memiliki empat unit mesin panen padi agar kegiatan panen lebih efektif.
Jika harus menyewa, selain menambah biaya, mereka juga harus menunggu antrean untuk menggunakan mesin tersebut.
“Kalau nyewa mesin panen, kita juga harus menunggu antrean untuk menggunakannya, karena kita harus antri,” tutup Kadri.
Sementara itu, Choirul Huda memberikan sejumlah bantuan alat pertanian kepada kelompok tani.
| Cegah Pencemaran dan Abrasi, Polres Mukomuko Inisiasi Gerakan Bersih Pantai |
|
|---|
| Kinerja Polres Mukomuko 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat dan Penyelesaian 203 Perkara |
|
|---|
| Jelang Nataru 2025, Polres Mukomuko Sidak Pasar Cek Harga dan Kualitas Bahan Pokok |
|
|---|
| Gelombang Tinggi Kembali Hantam Pesisir Mukomuko, Dua Kios Warga Hancur |
|
|---|
| Gelombang Setinggi 13 Meter Hantam Pengaman Pantai Abrasi di Mukomuko Bengkulu, Kios Warga Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Panen-Raya-di-Lubuk-Pinan-Mukomuko-Petani-Minta-Tambah-Mesin-Panen.jpg)