Sabtu, 11 April 2026

Driver Ojol Dilindas Baraccuda Brimob

Publik Murka! Presiden Prabowo Buka Suara, Driver Ojol Affan Tewas Dilindas Barracuda Brimob

Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal kematian tragis driver Ojol Affan Kurniawan dilindas Barracuda Brimob, Kamis (28/8/2025).

Editor: Yunike Karolina
Tribunnews.com/Dok.Sekretariat Presiden
RANTIS TABRAK OJOL - (kiri) Tangkapan layar video viral mobil rantis Brimob Polri menabrak dan melindas pengemudi ojek online di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. (Dok. Istimewa). (kanan) Tangkapan layar foto Prabowo Subianto yang buka suara terkait demo yang menewaskan driver ojol bernama Affan Kurniawan. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Publik murka, Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal kematian tragis driver Ojek Online (Online) Affan Kurniawan dilindas Kendaraan Taktis (randis) di tengah demo DPR RI, pada Kamis malam (28/8/2025).

Mobil rantis Brimob adalah kendaraan taktis lapis baja berjenis Barracuda yang digunakan untuk pengamanan massa.

Insiden itu terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Lokasi Affan ditabrak rantis Brimob sekitar 1,2 km dari Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat.

Kejadian bermula saat ribuan buruh melakukan demo di depan Gedung DPR RI dengan dipimpin oleh Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), pada Kamis (28/8/2025).

Tuntutan mereka adalah kenaikan upah, pajak dan perlindungan kerja.

Pada sore hari massa dari buruh membubarkan diri dan demo diisi oleh sejumlah mahasiswa dan warga yang menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR RI.

Sore menjelang Magrib terjadi kericuhan, yakni aksi melempar botol, membakar ban dan menyalakan petasan.

Petugas kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa ke arah Flyer Pejompongan.

Kericuhan menyebar hingga malam hari dan terjadi insiden pengemudi ojok online tewas terlindas rantis Brimob sekitar pukul 22.00 WIB.

Video Affan terlindas rantis Brimob viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, sejumlah orang berhamburan menyelamatkan diri, namun Affan yang saat itu tengah mengantar pesanan makanan tak sempat menghindar.

Korban sempat menoleh ke arah kendaraan, namun cepatnya laju rantis membuatnya tergilas.

Warga sempat berteriak, kendaraan berhenti sebentar, namun kemudian melaju kembali meninggalkan korban yang terkapar di jalan.

Abdul (29), saksi mata, menyebut laju rantis saat itu sangat tidak terkendali.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved