Kamis, 16 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Reaksi Kepala BGN Dadan Hindayana Program MBG Disindir jadi Makan Beracun Gratis

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara jangan sampai anggapan itu mengaburkan tujuan mulia dari MBG.

Editor: Hendrik Budiman
Kolase KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU | Kompas.com
MBG -- Menanggapi pelesetan soal MBG, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara. Dadan menyebut jangan sampai anggapan itu mengaburkan tujuan mulia dari MBG. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kepala Badan Geologi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya buka suara soal sindiran terhadap Program MBG yang dipelesetkan jadi “Makan Beracun Gratis”. 

Dalam pernyataannya, Dadan menegaskan bahwa program tersebut bertujuan edukatif dan ilmiah, bukan untuk ditarik ke ranah politis atau dipelintir secara provokatif. 

Reaksi ini muncul setelah istilah MBG viral di media sosial dan memicu perdebatan publik.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara jangan sampai anggapan itu mengaburkan tujuan mulia dari MBG.

"Gini ya, itu kan hak masing-masing ya. Tapi mohon tidak mengaburkan bahwa ini adalah program yang bertujuan mulia," ujar Dadan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025).

Dadan mengatakan, program MBG adalah cita-cita mulia dari Presiden Prabowo untuk meningkatkan gizi anak Indonesia maupun ibu hamil.

Menurutnya, program tersebut perlu dihormati.

Baca juga: Reaksi Mahfud MD Cucunya Jadi Korban Keracunan MBG di Jogja, Langsung Sentil Pengelola

"(Program) yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto. Jadi kita hormatilah istilah-istilah yang seperti itu," ungkapnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyinggung sejumlah pelesetan terkait Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelesetan itu dikaitkan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, yang merupakan ahli serangga, sehingga muncul pelesetan 'makan belatung gratis'.

Hal itu diungkap Charles saat rapat bersama Kepala BGN, Menkes Budi Gunadi Sadikin, hingga Kepala BPOM Taruna Ikrar di kompleks parlemen Senayan.

Ia mengaku miris dengan konten-konten negatif terkait MBG yang berseliweran di media sosial.

"Saya rasa kita semua punya media sosial ya, kalau kita buka sosial media hari-hari ini ini, banyak itu berseliweran konten-konten termasuk ajakan untuk menolak MBG," kata Charles, Rabu (1/10/2025).

Legislator PDIP ini mengatakan konten-konten tersebut justru tidak sesuai dengan harapan terhadap program MBG.

Namun, tanpa konten negatif pun masyarakat sudah takut anak-anaknya mengkonsumsi MBG karena melihat rentetan kasus keracunan yang muncul.

"Ini buat saya sangat-sangat menyedihkan, kita kan mau program ini berhasil. Tapi, kalau ini dibiarkan maka tanpa ada kampanye negatif pun masyarakat bisa saja sudah takut untuk mengizinkan anaknya mengkonsumsi MBG," ucapnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved