Minggu, 7 Juni 2026

Berita Viral

Pantas Tim SAR Tak Mendengar Teriakan Farhan CO-Pilot Pesawat ATR, Langkah Kaki Smartwatch Tak Valid

Besar harapan keluarga Farhan Co-Pilot pesawat ATR 42-50 masih dalam keadaan hidup sejak terdeteksi langkah kaki di smartwatch miliknya.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TribunTimur
KECELAKAAN PESAWAT - Foto Farhan Co-Pilot pesawat ATR 42-500 yang dikabarkan masih hidup karena terdeteksi langkah kaki di smartwatch miliknya, Kamis (21/2026). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Besar harapan keluarga Farhan Co-Pilot pesawat ATR 42-50 masih dalam keadaan hidup. 

Sebab, sebelumnya pihak keluarga Farhan melaporkan bahwa terdeteksi langkah kaki di smartwatch milik Farhan. 

Sejak smartwatch tersebut terdeteksi langkah kaki, besar harapan keluarga bahwa Farhan masih hidup. 

Untuk itu pihak keluarga meminta bantuan kepada Prabowo agar menurunkan bantuan lebih banyak lagi dalam mencari para korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. 

Setelah ditelusuri, misteri langkah kaki yang terdeteksi di smartwatch milik Farhan tersebut justru membuat keluarga kecewa. 

Pergerakan langkah kaki yang sempat menjadi tanda tanya besar ini ternyata merupakan rekaman aktivitas yang terjadi beberapa bulan sebelum kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan.

Hal ini menepis spekulasi bahwa data tersebut menunjukkan aktivitas terakhir Farhan setelah kecelakaan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i menjelaskan dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (20/1/2026), bahwa data langkah kaki yang terdeteksi berasal dari beberapa bulan lalu saat korban masih berada di Yogyakarta.

"Setelah dibuka, ternyata rekaman itu berasal dari beberapa bulan yang lalu ketika korban masih di Jogja. Ini sudah diklarifikasi tadi pagi," ujarnya dikutip dari Kompas.com, Rabu (21/1/2026). 

Syafi'i juga menyampaikan bahwa keluarga Farhan telah menerima penjelasan dari Basarnas dan pihak kepolisian, meskipun mereka tetap memahami perasaan keluarga yang berharap Farhan masih hidup.

"Kami memahami perasaan keluarga korban yang sangat berharap Farhan masih hidup. Oleh karena itu, kami juga telah menginformasikan hal ini secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman," tambah Syafi'i.

Pengakuan Keluarga Farhan 

"Dia (Farhan) kan ada smartwatch, kalau bisa ada yang melacak smartwatch-nya itu dia pakai yang Galaxy, kayak manalah caranya, supaya ada pertolongan yang cari dia," kata Pitri Keandedes Hasibuan (30) usai menerima informasi dari adiknya Dian Mulyana Hasibuan yang merupakan pacar dari Farhan Gunawan.

"Jadi saya minta tolong ke media bahwa pesawat jatuh tanggal 17 terus tanggal 18 dilakukan pencarian dan HP Farhan, ada dapat HP-nya dapat di hutan terus HP-nya sekarang udah dipegang sama adik saya," tuturnya.

"HP dia itu terhubung ke smartwatch-nya terus dicek smartwatch nya itu ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan dari pagi jam 6 ada berapa langkah terus ditambah lagi jam 10 sampe malam juga ada," sambung Pitri.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved