Jumat, 5 Juni 2026

Berita Rejang Lebong

Longsor Ancam Permukiman Warga Sukaraja Curup Timur Rejang Lebong

Longsor Ancam Pemukiman di Sukaraja Curup Timur, BPBD Rejang Lebong Imbau Warga Waspada.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com/M Rizki Wahyudi
LONGSOR - Kondisi tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur pada Kamis (8/1/2026). Jika tanah kembali longsor dikhawatirkan dapat mengenai pemukiman warga sekitar. 

Ringkasan Berita:
  • Bencana longsor mengancam pemukiman di Sukaraja Curup Timur, BPBD Rejang Lebong pun mengimbau warga untuk waspada
  • BPBD menilai potensi longsor susulan masih cukup tinggi hal ini disebabkan kondisi tanah yang labil serta curah hujan yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan
  • Sebagai langkah antisipasi, BPBD memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana. 

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Peristiwa tanah longsor terjadi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur pada Kamis (8/1/2026).

Tanah longsor ini disebabkan akibat intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Dikhawatirkan, jika tanah longsor terus terjadi dapat berdampak pada pemukiman warga yang ada disekitar lokasi. 

Kepala BPBD Rejang Lebong, M Budianto, melalui Kasi Kedaruratan Rio Agustian Pakpahan, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Longsor dilaporkan terjadi di bagian belakang rumah milik seorang warga bernama Suryadi (50).

“Untuk sementara longsor belum sampai ke bangunan utama rumah. Area yang terdampak masih di halaman belakang dan posisinya masih cukup jauh dari dapur,”jelas Rio saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, pada Kamis (8/1/2026).

Meski demikian, BPBD menilai potensi longsor susulan masih cukup tinggi hal ini disebabkan kondisi tanah yang labil serta curah hujan yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pihaknya khawatir jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, tanah akan terus tergerus dan berpotensi mengancam pemukiman warga di sekitar lokasi.

Baca juga: Efisiensi Bukan Penghalang, Pemkab Rejang Lebong Prioritaskan Infrastruktur Rp70 Miliar

“Kami mengimbau warga, khususnya pemilik rumah, agar sementara waktu tidak melakukan aktivitas di belakang rumah. Kondisi cuaca masih tidak menentu, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan,”himbaunya.

BPBD Rejang Lebong juga meminta masyarakat sekitar untuk selalu siaga dan segera melapor apabila terjadi tanda-tanda longsor lanjutan, seperti retakan tanah atau pergerakan material.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Rejang Lebong disiagakan selama 24 jam penuh untuk merespons cepat setiap laporan dari masyarakat.

Masyarakat dapat menghubungi Call Center BPBD Rejang Lebong di nomor 0821 7001 0084 atau 0857 7001 0084 untuk pelaporan kondisi darurat bencana.

“Apabila terjadi bencana di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, segera laporkan. Alat perlengkapan kami siap dan tim TRC selalu siaga,” tegas Rio.

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved