Sabtu, 13 Juni 2026

Kasus Campak di Bengkulu

Waspada! Kemenkes Peringatkan Lonjakan Campak 2026, Rejang Lebong Ada 26 Kasus Suspek

Kemenkes RI Keluarkan Peringatan Lonjakan Campa 2026, Rejang Lebong Catat 26 Kasus Suspect.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com/M Rizki Wahyudi
MENINGKAT - Foto Kantor Dinkes Rejang Lebong. Tim medis menemukan ada 26 suspect kasus campak dan diduga mengalami peningkatan sejak awal tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, juga terjadi peningkatan kasus campak pada tahun 2026 ini.
  • Sebaran kasus suspect campak di Rejang Lebong tidak terpusat di satu wilayah, melainkan tersebar di 10 puskesmas.
  • Dinkes Rejang Lebong juga memastikan telah menindaklanjuti instruksi dari Kemenkes RI dengan memperkuat pemantauan dan upaya pencegahan.

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengeluarkan peringatan terkait lonjakan kasus campak secara nasional pada triwulan pertama 2026. 

Lonjakan kasus campak di Indonesia hingga triwulan pertama tahun 2026 menjadi perhatian serius pemerintah. Peringatan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/1602/2026 yang berisi instruksi peningkatan kewaspadaan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Langkah ini diambil menyusul munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di sejumlah daerah di Indonesia.

Pemerintah menekankan pentingnya deteksi dini, pelaporan cepat, serta penanganan tepat guna mencegah penyebaran kasus yang lebih luas.

Dalam surat edaran tersebut, Kemenkes RI secara khusus meminta tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala campak.

Baca juga: Aksi Nekat Remaja di Rejang Lebong Bobol Rumah-Curi Uang Tetangga Demi Beli Rokok

Upaya ini meliputi pemantauan kasus, pelaporan secara aktif, serta penguatan sistem surveilans di fasilitas kesehatan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melapor apabila menemukan gejala yang mengarah pada campak, agar dapat segera dilakukan penelusuran dan penanganan oleh pihak terkait.

Rejang Lebong Catat 26 Kasus Suspect Campak

Sementara itu, di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, juga terjadi peningkatan kasus campak pada tahun 2026 ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong, drg Asep Budiman melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Titin Julita, menyebutkan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 26 kasus suspect campak.

“Kalau secara nasional memang meningkat, kalau di Rejang Lebong memang ada peningkatan, tetapi belum masuk kategori KLB,”ungkap Titin saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada Senin (30/3/2026). 

Saat ini Dinkes Rejang Lebong terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus campak di wilayah tersebut.

Kasus Tersebar di 10 Puskesmas

Menurut Titin, sebaran kasus suspect campak di Rejang Lebong tidak terpusat di satu wilayah, melainkan tersebar di 10 puskesmas.

Meski demikian, kondisi tersebut masih dinilai relatif aman dan terkendali. Temuan kasusnya juga tidak terjadi setiap minggunya. 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved