Rabu, 3 Juni 2026

Berita Seluma

Camat Air Periukan Seluma Digerebek Bareng Guru PPPK Akhirnya Buka Suara

Camat Air Periukan Seluma akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait insiden yang dinilai mencoreng nama Pemerintah

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Yayan Hartono
CAMAT DIGEREBEK - Camat Air Periukan HA (43) digrebek warga bersama guru PPPK pada Jumat (8/12/2025) di Desa Riak Siabun, Seluma, Bengkulu. Tokoh masyarakat kini mendesak dilakukan cuci kampung. 

Salah satunya Kirman Efendi, mantan Kepala Desa Lawang Agung, yang menilai tindakan tersebut telah mencoreng nama baik Kecamatan Air Periukan dan tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin.

Kirman yang juga mantan kepala desa ini sangat menyayangkan perbuatan Hajar Asmara.

"Beliau ini diutus Pemkab Seluma untuk memimpin kami di Kecamatan Air Periukan. Seharusnya bisa menjadi contoh dan panutan masyarakat," kesal Kirman kepada Tribunbengkulu.com, Kamis 11 Desember 2025.

Perbuatan Camat Air Periukan ini tidak bisa ditolerir, kata Kirman, karena sudah sangat mencoreng nama baik masyarakat Kecamatan Air Periukan dan Kabupaten Seluma umumnya.

"Perbuatan pak Camat ini tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang baik untuk masyarakat. Tidak layak lagi dia menjadi pemimpin kami di Kecamatan Air Periukan," kata Kirman yang juga mantan Ketua Apdesi Seluma ini.

Kirman meminta Camat Air Periukan HA dikenai sanksi adat untuk membuang sial dan membersihkan nama Kecamatan Air Periukan.

Menurutnya, perbuatan sang camat telah melanggar norma dan adat yang selalu dijunjung tinggi masyarakat Kecamatan Air Periukan.

"Masyarakat saja jika melanggar adat langsung dikenakan sanksi. Kami minta hal yang sama juga diberlakukan kepada Camat Air Periukan ini," ucap Kirman.

Pengurus adat Kecamatan Air Periukan, ujar Kirman, harus berperan dalam menerapkan sanksi adat kepada Hajar Asmara sesuai norma dan aturan adat yang berlaku.

"Kalau masyarakat biasanya Tepunjung atau tejambar. Berlakukan juga ini pada Camat yang baru saja digrebek selingkuh ini," imbuhnya.

Kirman juga mendukung langkah Bupati Seluma yang langsung menonaktifkan Hajar Asmara sebagai Camat Air Periukan.

Ia menilai keputusan tersebut perlu diambil karena tindakan sang camat bukan hanya mencoreng Kecamatan Air Periukan, tetapi juga nama baik Kabupaten Seluma.

"Saya pribadi sangat mendukung penonaktifan Camat dan juga guru PPPK lawan main pak Camat ini. Langkah ini sudah sangat tepat dan memang harus dilakukan karena sudah mengkhianati amanah dan kepercayaan sebagai pejabat dan ASN Seluma," sampai Kirman Efendi.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved