Rabu, 3 Juni 2026

Berita Seluma

Camat Air Periukan Seluma Digerebek Bareng Guru PPPK Akhirnya Buka Suara

Camat Air Periukan Seluma akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait insiden yang dinilai mencoreng nama Pemerintah

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Yayan Hartono
CAMAT DIGEREBEK - Camat Air Periukan HA (43) digrebek warga bersama guru PPPK pada Jumat (8/12/2025) di Desa Riak Siabun, Seluma, Bengkulu. Tokoh masyarakat kini mendesak dilakukan cuci kampung. 

Orang dekat HA menuturkan bahwa pada Selasa pagi, 8 Desember 2025, HA sempat hadir di Kantor Kecamatan Air Periukan.

Namun, HA hanya sebentar di kantor, lalu berangkat ke Kota Bengkulu menggunakan mobil dinas jenis Suzuki APP BD 62 P.

"Dari kantor pak camat ini menggunakan mobil dinas. Lalu di simpang 4 Pagar Dewa berganti sepeda motor untuk menemui YR ini," terang orang dekat HA yang enggan disebut namanya.

Usai berganti sepeda motor, HA langsung menemui YR. Setelah bertemu, keduanya menuju kosan di Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

"Saat di kosan inilah pak camat digrebek oleh suami dan warga ini," ujarnya.

Saat penggerebekan, warga sempat melapor ke Polsek Kampung Melayu. 

Sepeda motor yang digunakan HA sempat diamankan dan dibawa ke Polsek, sementara HA tidak diamankan karena lokasi kosan masuk wilayah Kabupaten Seluma.

"Karena saat penggrebekan ada Pak Kadus, lalu HA dan YR langsung diamankan warga ke Balai Desa," ucapnya.

Setelah berada di Balai Desa, perangkat desa menghubungi Bhabinkamtibmas. 

Namun, atas kesepakatan, HA dan YR ingin menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan.

"HA dan YR infonya masih ada hubungan iparan jauh. Jadi perkara ini sepakat diselesaikan secara kekeluargaan," ungkapnya.

Warga juga meminta keduanya melakukan ritual cuci kampung. 

Kesepakatan ini disepakati HA dan YR saat mediasi di Balai Desa Riak Siabun.

"Pak camat oleh warga diminta untuk cuci kampung. Saat mediasi telah disepakati bersama perangkat desa dan pengurus adat Desa Riak Siabun," pungkasnya.

Diminta Cuci Kampung

Penggerebekan Camat Air Periukan, HA, yang kedapatan berduaan dengan seorang guru PPPK pada Jumat (5/12/2025), memicu reaksi keras dari tokoh masyarakat Kecamatan Air Periukan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved