Selasa, 14 April 2026

Berita Seluma

Camat Air Periukan Seluma Digerebek Bareng Guru PPPK Akhirnya Buka Suara

Camat Air Periukan Seluma akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait insiden yang dinilai mencoreng nama Pemerintah

Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Yayan Hartono
CAMAT DIGEREBEK - Camat Air Periukan HA (43) digrebek warga bersama guru PPPK pada Jumat (8/12/2025) di Desa Riak Siabun, Seluma, Bengkulu. Tokoh masyarakat kini mendesak dilakukan cuci kampung. 

Ringkasan Berita:
  • Sang camat akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait insiden yang dinilai mencoreng nama Pemerintah Kabupaten Seluma
  • Sebelumnya,  Camat Air Periukan HA (43) digerebek warga sedang berduaan dengan Guru PPPK berinisial YR (35) di sebuah kamar kos di Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Seluma, Senin (8/12/2025) petang.
  • Wakil Bupati menegaskan bahwa pelayanan di Kantor Kecamatan Air Periukan harus tetap berjalan maksimal kepada masyarakat.

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA – Kasus Camat Air Periukan, HA (43), yang sebelumnya digerebek warga bersama seorang guru PPPK, sang camat akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait insiden yang dinilai mencoreng nama Pemerintah Kabupaten Seluma.

Hal itu diungkapkannya saat inspeksi mendadak (Sidak) Wakil Bupati Seluma, Gustianto, di Kantor Kecamatan Air Periukan, Senin (15/12/2025).

HA sempat tidak keluar ruangan saat Wakil Bupati Seluma, Gustianto, datang dan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dikumpulkan untuk mendengarkan pengarahan.

Camat Air Periukan diketahui berada di ruang kerjanya, namun tidak bergabung bersama pegawai lainnya di aula.

Mengetahui hal tersebut, Wakil Bupati Gustianto langsung menemui camat yang berada di ruang kerjanya.

Baca juga: BKPSDM Seluma Tunggu LHP Inspektorat, Proses Sanksi Camat Air Periukan dan Guru PPPK

"Pak Camat menyampaikan permohonan maaf kepada Pemkab juga masyarakat Seluma. Atas insiden yang terjadi, hingga mencoreng nama baik Pemkab Seluma," ungkap Wakil Bupati.

Camat juga menyampaikan klarifikasi, bahwa dirinya tidak sampai melakukan perbuatan seperti yang disebutkan warga saat penggerebekan.

Camat menyebut dirinya hanya berada di dalam kosan bersama guru PPPK SDN 65 tersebut.

"Saya minta pak Camat menyampaikan pembelaan ini kepada tim Adhoc Inspektorat. Karena saat ini proses perkara ini sedang dilaksanakan oleh Inspektorat," sampai Gustianto.

Untuk diketahui, inspeksi mendadak Wakil Bupati  Seluma tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan di Kantor Kecamatan Air Periukan tidak terkendala pasca penggerebekan camat oleh warga Desa Riak Siabun, Senin (8/12/2025) petang.

"Semua berkumpul di aula, kita rapat sebentar," ucap Wakil Bupati saat tiba di Kantor Kecamatan.

Seluruh pegawai kecamatan kemudian dikumpulkan di aula untuk mendengarkan arahan.

Di hadapan para ASN, Wakil Bupati menegaskan bahwa pelayanan di Kantor Kecamatan Air Periukan harus tetap berjalan maksimal kepada masyarakat.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved