Berita Seluma
Objek Wisata Ikan Larangan di Seluma Bakal Dilengkapi Fasilitas Internet
Kominfosantik Seluma Akan Pasang Jaringan Internet di Objek Wisata Ikan Larangan Desa Taba Lubuk Puding
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Objek Wisata Ikan Larangan Desa Taba Lubuk Puding, Kecamatan Air Periukan, Seluma bakal dipasang jaringan internet oleh Diskominfo.
- Hal itu tindak lanjut dari usulan Pemerintah Desa Taba Lubuk Puding yang menginginkan peningkatan fasilitas penunjang di kawasan wisata.
- Kominfo Seluma berencana menggandeng Telkomsel melalui skema kerja sama bisnis.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Statistik (Kominfosantik) Kabupaten Seluma berencana memasang jaringan internet di Objek Wisata Ikan Larangan Desa Taba Lubuk Puding, Kecamatan Air Periukan.
Rencana pemasangan jaringan internet tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Desa Taba Lubuk Puding yang menginginkan peningkatan fasilitas penunjang di kawasan wisata unggulan desa tersebut.
Kepala Dinas Kominfosantik Seluma, Cahyo Duo Nenda mengatakan pihaknya siap mengakomodir permintaan desa sepanjang memenuhi kajian teknis dan konsep kerja sama yang saling menguntungkan.
“Permintaan dari Desa Taba Lubuk Puding sudah kami terima. Prinsipnya Kominfosantik Seluma mendukung pengembangan objek wisata desa, termasuk dengan penyediaan akses internet,” ujar Cahyo Duo Nenda saat dikonfirmasi Kamis 1 Januari 2025.
Menurut Cahyo, pemasangan jaringan internet di kawasan Objek Wisata Ikan Larangan tidak sepenuhnya menggunakan anggaran pemerintah daerah.
Kominfo Seluma berencana menggandeng Telkomsel melalui skema kerja sama bisnis.
“Konsepnya kerja sama antara Pemerintah Desa Taba Lubuk Puding dengan pihak Telkomsel. Kominfosantik berperan sebagai fasilitator dan penghubung agar kerja sama ini bisa berjalan sesuai aturan,” jelas Cahyo kepada TribunBengkulu.com.
Ia menambahkan, keberadaan jaringan internet di objek wisata dinilai sangat penting, terutama untuk mendukung promosi digital, kemudahan komunikasi, serta kenyamanan pengunjung.
“Dengan adanya internet, pengelola desa bisa mempromosikan wisata ikan larangan melalui media sosial, dan pengunjung juga bisa langsung membagikan pengalaman mereka. Ini tentu berdampak positif terhadap kunjungan wisata,” katanya.
Baca juga: Enam Ruko di Kelurahan Pasar Tais Seluma Bengkulu Hangus Terbakar
Cahyo mengungkapkan, hingga saat ini rencana pemasangan jaringan internet tersebut masih dalam tahap perencanaan dan pembahasan awal.
Beberapa aspek teknis seperti kekuatan sinyal, titik pemasangan perangkat, serta bentuk kerja sama bisnis masih terus dikaji.
“Masih indev. Belum sampai tahap pemasangan. Kami targetkan realisasinya pada tahun 2026, setelah semua kajian dan kesepakatan kerja sama selesai,” ungkap Cahyo.
Sementara itu, Pemerintah Desa Taba Lubuk Puding menyambut baik rencana tersebut.
Menurut pihak desa, objek wisata Ikan Larangan merupakan salah satu potensi unggulan yang terus dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dengan adanya dukungan jaringan internet, desa berharap pengelolaan wisata bisa semakin profesional dan dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat Kabupaten Seluma, tetapi juga di luar daerah.
“Kami berharap rencana ini bisa segera terealisasi sesuai target, karena internet saat ini sudah menjadi kebutuhan utama dalam pengembangan wisata,” tutup Cahyo Duo Nenda.
| Upah Belum Dibayar, Kontraktor Ancam Segel KNMP di Desa Penago I Seluma |
|
|---|
| Pasar Rp6 Miliar Terbengkalai di Seluma, Disperindagkop Buka Suara |
|
|---|
| Pasar Rakyat Rp6 Miliar di Seluma Terbengkalai, Pedagang Pilih Jualan di Luar Gedung |
|
|---|
| Pelantikan PAW Anggota DPRD Seluma Bengkulu Batal, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Seluma Kembali Raih WTP dari BPK RI, Pengelolaan Keuangan Semakin Baik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kadiskominfosantik-Cahyo-Duo-Nenda.jpg)