Minggu, 3 Mei 2026

Berita Seluma

253 Ekor Sapi di Seluma Bengkulu Terjangkit Jembrana

253 Sapi Bali di Seluma Terjangkit Jembrana, DPR RI dan Pemda Siap Perjuangkan Vaksin Massal

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com/Yayan Hartono
VAKSIN JEMBRANA: Tampan Wabup Seluma, Drs. H. Gustianto bersama anggota DPR RI, Dewi Coryati, saat mengunjungi peternak sapi di Desa Sumber Arum Kamis pagi 8 Januari 2026 

Selama ini, banyak peternak terpaksa menjual sapi dengan harga murah untuk dipotong sebelum ternaknya mati akibat jembrana.

“Kita ingin kelompok dan peternak tidak terus-menerus dirugikan oleh penyakit ini,” tegasnya.

Selain itu, Dewi juga meminta Pemerintah Kabupaten Seluma dan Pemerintah Provinsi Bengkulu agar berperan aktif menyampaikan kebutuhan vaksin, baik vaksin jembrana, PMK, maupun penyakit lainnya, dalam bentuk proposal resmi.

“Nanti kita akan sama-sama ke Komisi IV DPR RI untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Seluma, Drs H Gustianto, mengakui bahwa penyakit jembrana telah menjadi ancaman serius bagi peternak sapi bali.

Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan agar penyakit tersebut tidak terus menyebar ke ternak lainnya.

Pemkab Seluma, lanjutnya, mendukung penuh langkah PDHI dan DPR RI dalam memperjuangkan ketersediaan vaksin jembrana.

“Kami akan mempersiapkan data dan kebutuhan vaksin. Selain itu, pemerintah daerah juga akan mengusulkan bantuan bibit sapi untuk kelompok peternak,” katanya.

Usulan bibit sapi sangat penting untuk menjaga keberlanjutan populasi ternak di Seluma, mengingat daerah ini menjadi salah satu penopang kebutuhan daging sapi di luar wilayah Seluma.

“Seluma harus tetap surplus daging. Maka stok bibit dan anakan sapi juga harus mencukupi,” pungkas Gustianto. 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved