Kamis, 11 Juni 2026

Berita Seluma

Warga Padang Guci KaurJadi Korban Penipuan Jual Beli Mobil di Seluma

Warga Padang Guci Kaur, Jadi Korban Penipuan Jual Beli Mobil Di Seluma. Uang Rp 33,5 Juta Melayang

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan//Tribunbengkulu.com
PENIPUAN - Satreskrim Polres Seluma. Edriyansyah mengalami dugaan penipuan saat akan membeli satu unit mobil Pikap TS120 BD-9302-WA yang dilihatnya di marketplace Facebooknya.  

Ringkasan Berita:
  • Edriyansyah mengalami dugaan penipuan saat akan membeli satu unit mobil Pikap TS120 BD-9302-WA yang dilihatnya di marketplace Facebooknya. 
  • Dengan bantuan pihak kepolisian, mobil Toyota Ayla yang sebelumnya sempat ditahan oleh Zilmaharati berhasil diambil kembali. 
  • Korban berharap, Polres Seluma dapat mengungkap perkara ini dan oknum yang terlibat dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Naas dialami Edriyansyah Putra Purwanto (25) warga Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.

Dirinya mengalami dugaan penipuan saat akan membeli satu unit mobil Pikap TS120 BD-9302-WA yang dilihatnya di marketplace Facebooknya. 

Seperti diceritakan Edriyansyah penipuan yang dialaminya ini bermula saat dirinya melihat postingan jual beli mobil di marketplace Facebook.

Di postingan tersebut, akun bernama Riyan memposting menjual mobil Pikap T120SS. 

"Berawal dari jual beli mobil inilah saya tertipu bang. Akun bernama Riyan memposting menjual mobil pikap T120SS, yang memang sedang saya cari," terang Edriyansyah kepada Tribunbengkulu.com Senin petang 23 Februari 2026.

Setelah melakukan komunikasi akhirnya Sabtu 21 Februari 2026 pukul 13.00 WIB disepakati untuk bertemu. 

Disepakati bertemu di Kelurahan Talang Dantuk Kecamatan Seluma, sementara harga mobil disepakati Rp 34 juta. 

"Saat itu saya pergi bersama adek saya Bagas, mengendarai mobil toyota Ayla BD 1610 CE. Kami bertemu di Indomaret sesuai dengan share lokasi yang diberikan," jelas Edriyansyah. 

Saat bertemu tersebut, bukan Riyan yang datang menemui tetapi adiknya Naufal dan mertuanya Zilmaharati yang diketahui mantan Lurah Kelurahan Talang Dantuk. 

Baca juga: Balap Liar Marak di Seluma, Polisi Tingkatkan Patroli dan Siap Tindak Tegas

"Saya sempat telepon Riyan ini, dia mengatakan tidak bisa datang. Diwakilkan dengan adek dan mertuanya saja, Naufal dan Zilmaharati," ucap Edriyansyah.

Dirinya percaya saja setelah Riyan menyampaikan hal tersebut kata Edriyansyah.

Lalu dirinya dan adiknya Bagas memeriksa mobil yang akan dibeli tersebut.

Setelah diperiksa, ternyata ada rembesan air radiator, sehingga Edriyansyah meminta agar harga dapat dikurangi kembali. 

"Karena ada rembes air radiator lalu saya minta kepada Naufal agar harga bisa dikurangi lagi. Lalu saya menghubungi Riyan meminta agar harga dikurangi. Oleh Riyan dikurangi Rp 500 ribu sehingga disepakati harga Rp 33,5 juta," beber Edriyansyah. 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved