Kasus Pembunuhan

Pelaku Pembunuhan Teman Sendiri di Kepahiang Divonis 6 Tahun, Terdakwa Langsung Banding

Hakim Pengadilan Negeri atau PN Kepahiang menjatuhkan vonis bersalah kepada DE (17), pelaku pembunuhan Andre (17) warga Kecamatan Ujan Mas.

Panji/Tribunbengkulu.com
Dummi Yanti, Penasehat Hukum Terdakwa DE (17), saat di temui di Pengadilan Negeri Kepahiang, Senin (27/6/2022)  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Hakim Pengadilan Negeri atau PN Kepahiang menjatuhkan vonis bersalah kepada DE (17), pelaku pembunuhan Andre (17) warga Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang.

DE dijatuhi hukuman 6 tahun penjara. Lebih tinggi dari tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kepahiang yang sebelumnya meminta DE dihukum 2 tahun penjara.

Berita Bengkulu : FAKTA Baru Aborsi Sepasang Kekasih di Bengkulu: Dua Kali Gagal, Bayi Lahir Prematur di Toilet

Amar putusan yang dibacakan di sidang yang digelar Kamis (9/6/2022) itu, terdakwa melalui penasehat hukumnya langsung mengajukan upaya banding.

Oleh PN Kepahiang, terdakwa diyakini terbukti melanggar Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Jo Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. 

"Kemarin dituntut 2 tahun, vonisnya 6 tahun saat ini lagi upaya banding," kata Abdul Kahar Kasi Pidum Kejari Kepahiang saat dihubungi oleh tribunbengkulu.com, pada Senin (27/6/2022) 

Penasehat terdakwa, Dummi Yanti mengatakan, pihaknya sudah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bengkulu, serta telah menyampaikan memori banding. 

Berita Bengkulu : Lowongan Kerja Tamatan SMA di Bengkulu Hari Ini, Ada 24 Posisi Berkarir di PT Pertamina

Dalam persidangan antara kedua belah pihak ini sudah saling memaafkan dan menerima peristiwa yang terjadi antara korban dan terdakwa. 

Pihak penasehat hukum juga sudah mendatangi sekolah terdakwa, di sana terdakwa beretika baik dan tak memiliki catatan merah. 

"Dalam pledoi juga kita menyampaikan hak-hak terdakwa sebagai anak harus terpenuhi, jangan penjaga sebagai penyelesaian utama," kata Dummi Yanti

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved