Viral di Media Sosial
Dokter di RSUD Mataram Dimutasi Jadi Pustakawan, Sang Dokter Merasa Terhina dan Dizholimi
Kisah salah seorang dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mataram tiba-tiba jadi sorotan hingga viral di media sosial.
Penulis: Kartika Aditia | Editor: Hendrik Budiman
Hal itu bertujuan agar tidak ada tenaga medis di rumah sakit milik pemerintah itu diperlakukan seenaknya tanpa ada pertimbangan atau kajian hukum.
Baca juga: Wanita Hamil di Cengkareng Dibunuh Pacar, Terungkap dari Penemuan Buku Harian Korban
"Biarlah Wali Kota Mataram yang melakukan evaluasi atas kinerja mereka," lanjut I Komang Paramitha.
Unggahan tersebut lantas menarik perhatian warganet yang ikut merasa prihatin dengan krjadian yang dialami oleh sang doketr.
"Adakah sakit hati hingga mutasinya bukan di bidangnya. Padahal sekolah dokter mahal sekali. Kok bisa mutasi sangat menyimpang jauh sekali. Semoga ada keadilan," tulis salah satu warganet.
Namun ada pula yang meminta agar tidak hanya melihat dari satu sisi agar tak ada kesalah pahaman.
"Ini baru satu sisi,, sisi sebaliknya belum memberikan tanggapan.. Jadi belum bisa komentar dulu." tulis warganet lainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Miris-Seorang-Dokter-RSUD-Mataram-Tiba-Tiba-Dimutasi-Jadi-Pustakawan-Hingga-Merasa-Terhina.jpg)