Warga Kaur Hilang Cari Ikan
Pencarian Warga Kaur yang Hilang saat Cari Ikan di Air Manula Terus Dilakukan
A latip (46), warga Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, yang dilaporkan hilang kini belum ditemukan.
Penulis: Didit Putra | Editor: M Arif Hidayat
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Didit Putra
TRIBUNBENGKULU.COM, KAUR - A latip (46), warga Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, yang dilaporkan hilang kini belum ditemukan.
Pihak keluarga dibantu Polres Kaur, TNI dan masyarakat Kecamatan Nasal terus melakukan upaya pencarian.
Darhan anggota DPRD Kabupaten Kaur yang turut hadir di lokasi upaya pencarian korban terus dilakukan semua pihak yang terkait untuk menemukan korban.
"Pencarian korban terus diupayakan semua pihak yang mencari, yang tak lain pihak keluarga dan pihak kepolisian," ujar Darhan.
Sementara itu pencarian yang telah dilakukan menghitung hari ini sudah dilakukan semua pihak yang terlibat termasuk pihak basarnas.
"Upaya untuk menemukan korban telah dilakukan sejak korban dinyatakan hilang hingga selasa malam pukul 20.15 WIB korban belum kunjung ditemukan," kata Darhan.
Sementara itu, pihaknya akan terus berupaya melakukan pencarian hingga beberapa hari ke depan.
"Pencarian akan terus di lakukan hingga beberapa hari kedepan dengan harapan korban tersebut dapat di temukan," ungkap Darhan.
Kronologi Pencarian
Warga Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu A Latip (46) sudah hilang 3 hari sejak Minggu (13/8/2023).
A Latip dikabarkan hilang saat sedang mencari ikan di Air Manula Kabupaten Kaur sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban tersebut diketahui hilang setelah Agus dan Amlid teman korban mencari ikan pulang ke rumah namun korban tak kunjung pulang.
Dikatakan Kepala Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal Hartono, A Latip dan dua rekannya yang tak lain merupakan satu keluarga mencari ikan dengan memasang taut (pancing, red) namun hingga dua rekannya pulang korban tidak pulang ke rumah.
"Korban dan dua rekannya hari Minggu kemarin sekira pukul 08.00 pagi mencari ikan di Air Manula dengan mengunakan taut (pancing ditinggalkan). Lalu ketiganya menjenguk taut yang sebelumnya sudah ditinggal," ujar Hartono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Keluarga-dibantu-anggota-Polres-Kaur-dan-TNI.jpg)