Guru di Pilangwetan Demak Dibacok Murid

Tabiat AR Pelaku Bacok Guru MA Yasua Demak Dibongkar Kepsek, Jarang Buat Tugas dan Sulit Dinasihati

Tabiat AR pelaku bacok gurunya sendiri (AFR) dibongkar Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Yasua Demak.

Penulis: Rita Lismini | Editor: Hendrik Budiman
Kolase Tribuntrends.com/Tribunsumsel.com
Kolase Foto Pelaku AR dan Korban AFR. Tabiat AR Pelaku Bacok Guru MA Yasua Demak Dibongkar Kepsek, Jarang Buat Tugas dan Sulit Dinasihati 

Ternyata pelaku dikenal sebagai sosok murid yang sering bolos sekolah dan malas mengerjakan tugas.

Hal ini diungkapkan Kepala MA Yayasan Islam Suhada (YASUA), Masrukin.

Masrukin mengatakan jika pelaku pernah tinggal kelas.

""Jadi siswa tersebut memang tinggal kelas ketika naik kelas pun itu dengan syarat menyelesaikan nilai yang belum terpenuhi," ungkapnya.

Tak hanya itu saja, ia juga menuturkan bahwa pelaku sering bolos sekolah hingga tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru.

"Di duga pelaku sering tidak masuk sekolah dan sering tidak melaksanakan tugas sekolah yang berikan oleh guru dan kemudian pernah ditegur dan diberi nasihat oleh korban akan tetapi dimungkinkan pelaku tidak terima," kaa Kapolsek Kebonagung, Iptu Suwondo.

Motif Siswa MA Demak Nekat Bacok Guru

Motif siswa berinisial AR siswa Madrasah Aliyah (MA) di Demak yang nekat bacok guru diduga karena tidak puas dengan hasil nilai yang diterimanya.

Sementara itu, Polres Demak, AKP Winardi, membenarkan adanya peristiwa pembacokan guru yang dilakukan oleh murid.

Menurut penuturan Winardi motif pembacokan yang dilakukan siswa terhadap gurunya, Ali Fathur Rokhman ini karena tidak puas dengan hasil penilaian tengah semester.

"Ia melakukan tindakan ini setelah merasa tidak puas dengan nilai yang diperolehnya dalam penilaian tengah semester," ujar AKP Winardi dilansir dari TribunJateng.com, Selasa (26/9/2023).

Akibat dari peristiwa ini korban mengalami luka di bagian leher sebelah kanan dan lengan sebelah kiri.

Usai melakukan pembacokan terhadap gurunnya, pelaku lanshung melarikan diri dan membuang barang bukti.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Kami sedang dalam proses pengejaran terhadap pelaku, karena pelaku masih dalam pelarian," ungkapnya.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved