Sabtu, 2 Mei 2026

Tes CPNS dan PPPK di Bengkulu

Pemkab Mukomuko Siapkan 172 Kuota Lulusan SMA Untuk CPNS dan PPPK 2024

Sebanyak 172 kuota untuk kulaifikasi SMA dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Mukomuko, untuk rekrutmen CASN 2024.

Tayang:
Panji Destama/ Tribunbengkulu.com
Pelantikan PPPK Pemkab Mukomuko. Pemkab Mukomuko Siapkan 172 Kuota Lulusan SMA Untuk CASN 2024 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, telah melalukan revisi terkait Kebutuhan Prioritas dan Kualifikasi Pendidikan untuk rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Mukomuko diminta untuk melakukan revisi kebutuhan prioritas dan kualifikasi pendidikan oleh Pemerintah Pusat.

Kabid Pengadaan, Pengembangan SDM dan Pembinaan ASN BKPSDM Mukomuko Niko Hafri mengatakan, pihaknya sudah melakukan revisi yang diminta oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Pemkab Mukomuko Beri Bantuan ke Korban Kebakaran, Material Bangunan-Bahan Pokok

“Untuk hasil revisi sudah dilakukan, tinggal lagi menunggu persetujuan dari Pemerintah pusat terkait revisi yang diajukan,” ungkap Niko, saat diwawancarai, Jumat (31/5/2024).

Niko mengungkapkan, dari hasil revisi yang dilakukan, pihaknya merubah kebutuhan pegawai dari kualifikasi pendidikan.

Dimana pengajuan awal oleh pihaknya, sebanyak 172 orang untuk kualifikasi pendidikan SMA.

“Dari hasil revisi jadi untuk kualifikasi pendidikan SMA nanti sebanyak 150 kuota, sedangkan 22 kuota ini diperuntukan untuk bidang teknis operator digital di Puskesmas, sesuai dengan pentunjuk dari pemerintah pusat, jadi total kualifikasi pendidikan SMA ada 172 kuota,” tutur Niko.

Hal itu dilakukan, agar formasi tenaga kesehatan nanti saat lulus dan bekerja tidak memiliki kerjaan lain sebagai pegawai.

Dikhawatirkan nanti, jika tenaga kesehatan juga merangkap pekerjaan sebagai operator digital, akan mengurangi performa pegawai saat bekerja.

“Jadi nanti jika sudah lulus seabagai pegawai tenaga kesehatan tidak merangkap sebagai operator digital di puskesmas, karena kita sudah ada kuota untuk operator digitalnya,” jelas Niko.

Selain itu, dengan adanya kualifikasi pendidikan SMA untuk formasi teknis atau operator digital ini.

Diharapkan masyarakata dapat mengikuti tes CASN dan PPPK di Kabupaten Mukomuko.

“Dengan adanya kualifikasi pendidikan SMA ini, kawan-kawan nanti juga bisa mendaftar CASN ataupun PPPK nantinya,” tutup Niko.

Untuk diketahui, pemerintah Kabupaten Mukomuko telah mengusulkan jumlah kebutuhan pegawai sebanyak 1000 orang.

Diantaranya, 400 tenaga guru PPPK, tenaga kesehatan 75 CPNS dan 100 PPPK, kemudian tenaga teknis 75 CPNS dan 300 PPPK.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved