Pilbup Mukomuko 2024
Bawaslu Petakan Potensi Kerawanan Pemilu di Pilkada Mukomuko 2024
Kerawanan Pilkada 2024, Bawaslu Mukomuko lakukan pemetaan untuk cegah politik uang hingga tindak pidana lainnya.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mukomuko mulai memetakan kerawanan dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Pemetaan itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan arahan dari Bawaslu Provinsi Bengkulu terkait potensi terjadinya kerawanan pada pilkada nanti.
Ketua Bawaslu Mukomuko Teguh Wibowo mengatakan, pemetaan tersebut bertujuan untuk mencegah potensi terjadinya politik uang, isu SARA dan tindak pidana lainnya.
“Perihal kerawanan pada Pilkada Serentak 2024 ini memang suasanya politik lebih tinggi dibanding Pemilu kemarin. Karena dukungan masyarakat akan lebih terpusat," ungkap Ketua Bawaslu Mukomuko, Teguh Wibowo kepada TribunBengkulu.com pada Senin (1/7/2024).
Baca juga: HUT Bhayangkara Ke-78, Kapolres Mukomuko: Jaga Kamtibmas dan Netralitas Jelang Pilkada 2024
Teguh menjelaskan, dalam arahan Bawaslu Provinsi Provinsi Bengkulu, jajaran di bawahnya diminta melakukan beberapa hal sebagai fungsi pencegahan, partisipasi masyarakat, dan hubungan masyarakat selama tahapan Pilkada 2024.
Di antaranya mengidentifikasi kerawanan terhadap daerah rawan yang dituangkan ke dalam alat kerja pengawasan terhadap daerah perbatasan, lokasi khusus dan daerah terluar.
“Yang di maksud daerah terluar ini pemilih yang berada di dearah susah akses, wilayah perbatasan, kepulauan, dan lainnya. Namun untuk Mukomuko hanya ada satu daerah yang susah akses kalau banjir dan perbatasan saja, karena untuk kepulauan kita tidak ada,” tutur teguh.
Ditambah, lanjut Teguh, saat ini sedang berlangsungnya pemukhtahiran data, pihaknya juga melakukan tindakkan pencegahan terkait tahapan pemuktahiran data.
Pihaknya melakukan pengawasan dengan pola melekat, dikhawatirkan nantinya jika tak ada pengawasan terhadap pemukhtahiran data akan berdampak pada pembagian Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pasalnya, jumlah TPS pada Pilkada serentak 2024 jauh berkurang dibandingkan Pemilu Serentak 2024.
Pengurangan TPS tersebut tentunya akan berdampak pada pemilih karena berpindahnya TPS mereka.
"Hal ini juga akan menjadi perhatian kami karena dikhawatirkan pemilih ini tidak datang ke TPS karena jaraknya terlalu jauh," kata Teguh.
| Evaluasi Pilkada Mukomuko 2024, Partisipasi Pemilih Pemula dan Lansia Jadi Sorotan |
|
|---|
| Respon Choirul Huda Bupati Mukomuko Bengkulu Terpilih Dilantik 6 Februari 2025, Langsung Kerja |
|
|---|
| Choirul Huda-Rahmadi Dilantik 6 Februari 2025, Pemkab Mukomuko Masih Tunggu Pengumuman Kemendagri |
|
|---|
| Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko Bengkulu Choirul Huda-Rahmadi 6 Februari 2025 |
|
|---|
| Respon Choirul Huda Usai Ditetapkan KPU Bupati Terpilih Mukomuko, Ucap Terima Kasih Ke Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Bawaslu-Mukomuko-Petakan-Kerawanan-Pilkada-2024.jpg)