Sabtu, 11 April 2026

Wartawan Tewas Terbakar Sekeluarga

Dalih Panglima TNI Tepis Anggotanya Terlibat Kasus Wartawan Karo, Keluarga 'Terlalu Dini Simpulkan'

Dalih Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto tepis anggotanya terlibat kasus Wartawan di Kabupaten Karo, Rico Sempurna Pasaribu.

Editor: Rita Lismini
Kompas/Wartakota
Dalih Panglima TNI Tepis anggotanya terlibat kasus Wartawan Karo, keluarga 'Terlalu Dini Simpulkan' 

TRIBUNBNEGKULU.COM - Dalih Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto sebut anggotanya tidak terlibat kasus Wartawan di Kabupaten Karo, Rico Sempurna Pasaribu.

Jenderal Agus Subiyanto secara tegas menyebut bahwa tidak ada keterlibatan prajurit TNI dalam kasus pembakaran rumah Sempurna Pasaribu yang tewas sekeluarga tersebut.

"Enggak ada (keterlibatan prajurit TNI dalam pembakaran)," ujar Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, dilansir dari Kompas.com, Sabtu (13/7/24).

"Enggak ada," tegasnya saat dipastikan lagi oleh wartawan.

Ia menyebutkan bahwa kasus pembakaran rumah wartawan Sempurna Pasaribu, telah ditangani oleh pihak Kepolisian.

"Saya rasa dari Polri sudah mengatasi ya yang rumah wartawan dibakar ini, sudah diatasi sama Polri," pungkasnya.

Kendati demikian, keluarga korban menilai bahwa Jenderal Agus Subiyanto terlalu dini menyimpulkan tidak ada keterlibatan anggota TNI.

Pasalnya, Tim Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Dewan Pers dan LBH Medan memiliki bukti kuat yang menunjukkan keterlibatan TNI.

Salah satu bukti yang dimiliki adalah hasil investigasi yang dilakukan oleh Rico, yaitu pemberitaan mengenai dugaan keterlibatan TNI pada lapak perjudian di Karo, Sumatera Utara.

Selain itu, LBH Medan dan KKJ Dewan Pers juga memiliki bukti terduga anggota TNI yang disebutkan dalam pemberitaan itu sempat menghubungi atasan Rico.

Tujuannya untuk meminta berita tentang perjudian di Karo diturunkan.

“Ada 3 kali telepon, enggak diangkat terus dibalas,(Oknum TNI bilang) ‘Tolong untuk dihapuskan’. Kira-kira begitu dari percakapan dengan Pimred,” ujar kuasa hukum Rico, Irvan Saputra dikutip dari Kompas, Sabtu (13/7/24).

Selain itu, Rico juga disebutkan pernah meminta perlindungan dari Kepolisian Karo.

Pihak keluarga memiliki bukti percakapan antara Rico dengan Kasatreskrim Polres Tanah Karo terkait dengan permintaan perlindungan ini.

Oleh karena itu, Eva putri Sempurna Pasaribu Eva memberanikan diri untuk melaporkan dugaan pembunuhan berencana yang telah menewaskan 4 anggota keluarganya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved