Selasa, 7 April 2026

2 Bocah Hanyut di Mukomuko

Pencarian 2 Bocah Hanyut di Air Dikit Mukomuko Diperluas, Tim SAR Terkendala Angin Laut

Pencarian 2 bocah hilang usai hanyut di Muara Telaga Biru Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu masih berlangsung, Minggu.

Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Panji Destama/TribunBengkulu.com
Tim SAR saat melakukan pencarian 2 bocah hanyut ke arah Sungai Air Dikit Kabupaten Mukomuko, pada Minggu (14/7/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Pencarian 2 bocah hilang usai hanyut di Muara Telaga Biru Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu masih terus dilakukan hingga saat ini, Minggu (14/7/2024).

Korban Rafki (13) dan Abi (13) warga warga Perumahan Agro Desa Terutung Kecamatan Teras Terunjam hanyut terseret ombak di Muara Telaga Biru pada Rabu (10/7/2024).

Koordinator Pos SAR Mukomuko Veldi Yuni Setiawan mengatakan, hari ini Minggu (14/7/2024) merupakan hari kelima pencarian pihaknya terkait 2 bocah yang hanyut terseret ombak.

“Hari kelima ini kami masih melakukan pencarian, dengan memperluas jangkauan pencarian,” ungkap Veldi saat diwawancarai, Minggu (14/7/2024).

Veldi menjelaskan, pencarian diperluas dengan menggunakan rubber boat yang awalnya pencarian mencapai 8,5 mil dari tepi laut menjadi 10 mil.

Kemudian, pencarian menggunakan Rigid inflatable boat yang awal 11 Mil jadi 13 mil dari tepi laut menujut arah barat.

“Pencarian kita perluas hingga 13 mil ke arah barat, sejauh ini memang belum ada tanda-tanda dari korban,” tutur Veldi.

Pencarian juga akan dilakukan dengan mengitari Sungai Air Dikit karena dikhawatirkan korban dibawa oleh buaya.

Lantaran di sekitar Sungai Air Dikit ini, dari cerita warga banyak buaya sehingga sore ini pihaknya melakukan pencarian hingga ke sungai.

“Dari cerita warga memang ada buaya di Sungai Air dikit yang langsung bermuara dengan laut ini. Khawatirnya nanti korban dibawa oleh buaya, makanya kami melakukan penyisiran hingga ke Sungai Air Dikit,” jelas Veldi.

Untuk pencarian dilakukan dari pagi hingga sore hari, saat malam hari pihaknya melakukan penyisiran di bibir pantai.

Diawal pencarian pihaknya belum menemukan kendala apapun, namun di hari ke empat dan kelima pihaknya terkendala angin laut yang cukup kencang.

“Kendala pencarian dilaut karena angin laut yang cukup kencang dengan kecepatan angin sekitar 32 knot,” jelas Veldi.

Terkendala Ombak dan Cuaca

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved