Senin, 20 April 2026

Viral Pembeli BBM Kena Biaya Admin

Aksi Nekat Operator SPBU Denpasar Minta Admin Rp 5 Ribu ke Konsumen, Berusaha Kabur Sebelum Dipecat 

Aksi nekat operator SPBU di SPBU Sanglah, Denpasar, Bali yang minta admin Rp 5 ribu ke konsumen. 

Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu/IG Interaktive
Foto kejadian di SPBU Denpasar. Aksi Nekat Operator SPBU Denpasar Minta Admin Rp 5 Ribu ke Konsumen, Berusaha Kabur Sebelum Dipecat 

Hasil pengecekan didapati pelayanan yang menyalahi SOP yang ditetapkan. 

“Sebagai tindak lanjut, pihak Pertamina meminta kepada pihak SPBU untuk membuat berita acara klarifikasi perihal kejadian tersebut serta memberikan sanksi Pemutusan Hubungan Kerja bagi operator yang melakukan pelanggaran tidak sesuai dengan SOP,” tegasnya.

Pertamina memastikan pengawas dan operator di SPBU tersebut memahami dan mentaati aturan dan standar pelayanan yang wajib dilaksanakan oleh semua pengelola SPBU Pertamina.

Sekaligus menegaskan kembali kepada para operator khususnya perihal peningkatan pelayanan SPBU dan pemahaman terkait layanan bagi pelanggan yang setia menggunakan BBM Non Subsidi. 

Aksi Protes Konsumen BBM Pertamax 

Aksi protes pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina kena biaya admin sebesar Rp 5 ribu. 

Video aksi protes tersebut diunggah oleh akun Instagram @Interaktive, Selasa 13 Agustus 2024.  

Diketahui, peristiwa ini terjadi di SPBU Sanglah, Denpasar, Bali.

Tampak dalam unggahan tersebut, pembeli BBM terlibat cekcok dengan petugas SPBU Pertamina. 

Perekam video selaku pembeli BBM Pertamax itu mengeluhkan dimintai Rp5 ribu yang diklaim sebagai biaya admin.

"Apakah ini pungli??? Tiap hari beli Pertamax Rp100 ribu kena biaya Rp5 ribu per transaksi," tulis perekam video, dikutip TribunBengkulu.com, Selasa (13/8/24).

Dalam video, terlihat petugas perempuan SPBU Pertamina yang sedang mengisi BBM di kendaraan konsumen lain ini mengatakan bahwa biaya Rp5.000 itu sudah tertera dalam peraturan. 

Namun, saat konsumen meminta di mana tulisan peraturannya, petugas justru berdalih meminta konsumen tersebut untuk membeli BBM di SPBU tempat lain.

Menariknya lagi, ada hari di mana pembeli BBM tidak dipungut biaya, dan ada hari dipungut biaya sebesar 5000 rupiah, melainkan tergantung siapa yang melayani.

Sontak peristiwa ini mengundang kerugian sekaligus kekecewaan bagi setiap pembeli BBM, lantaran petugas SPBU tak bekerja secara jujur. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved