Selasa, 7 April 2026

Uang Palsu UIN Alauddin Makassar

Pengakuan Syahruna Operator Cetak Uang Palsu di UIN Makassar Kelabui Pihak Kampus Modus Cetak Brosur

Pengakuan Syahruna operator cetak uang palsu di UIN Makassar, kelabui pihak kampus dengan modus cetak brosur.

Editor: Yuni Astuti
Handover
Kolase foto Syahruna. Pengakuan Syahruna Operator Cetak Uang Palsu di UIN Makassar Kelabui Pihak Kampus Modus Cetak Brosur 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pengakuan Syahruna operator cetak uang palsu di UIN Makassar, kelabui pihak kampus dengan modus cetak brosur.

Seperti diketahui UIN Alauddin Makassar menjadi tempat pencetak uang palsu yang diotaki oleh Annar Sampetoding.

Syahruna membongkar caranya mencetak uang di Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Hal ini dia sampaikan langsung saat wawancara dengan TV One yang tayang 31 Desember 2024. 

Syahruna menceritakan belum sempat memakai alat baru dari Annar Sampetoding. 

Alat cetak ini bernilai Rp600 juta. 

“Saya belum mahir menggunakan, andaikan saya bisa maka dalam dua hari bisa habis bahannya,” ujarnya. 

Syahruna menceritakan, kertas khusus berbahan cotton. 

“Kita pesan di China semua, tinta, UV, magneti dan watermark. Kami pelajari dulu baru pesan,” ujarnya. 

Menurutnya, modal untuk mencetak uang sekitar Rp300 juta. 

Syahruna mempelajari cara cetak uang dari belajar sendiri. 

“Saya juga diajari sama bos (Annar Sampetoding), kamu tolong belajar dulu,” ujar Syahruna menceritakan perbincangannya dengan Annar Sampetoding. 

Menurutnya, Andi Ibrahim sempat memesan untuk Pilkada. 

“Cuman saya belum tanggapi karena hasilnya belum sempurna,” ujarnya. 

Andi Ibrahim pun menjanjikan uang dengan 1 banding 10. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved