Senin, 18 Mei 2026

Warga Mukomuko Diterkam Harimau

5 Fakta Harimau Terkam Warga Mukomuko Hingga Tewas, Kondisi Korban Mengenaskan-3 Sekolah Libur

Saat ini Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Bengkulu berupaya melakukan pemasangan perangkat untuk menangkap hewan tersebut

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
Kolase Harimau dan Evakuasi Korban. 5 Fakta Harimau Terkam Warga Mukomuko Hingga Tewas, Kondisi Korban Mengenaskan-3 Sekolah Libur 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kasus harimau menerkam manusia di Mukomuko, Bengkulu membuat publik gempar, kini terus menjadi sorotan

Saat ini Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Bengkulu berupaya melakukan pemasangan perangkat untuk menangkap hewan dengan nama latin Panthera tigris sumatrae itu.

Diketahui, Ibnu Oktavianto (22) warga Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko ditemukan warga di semak-semak perkebunan sawit usai diterkam harimau, pada Selasa 7 Januari 2025.

Berikut sejumlah fakta mengenai kasus harimau menerkam manusia hingga tewas di Mukomuko:

1. Korban Ngarit untuk Pakan Ternak

Kejadian bermula saat korban Ibnu Oktavianto (22) pamit dengan keluargannya untuk pergi mencari rumput pakan ternak kambingnya.

“Korban pamit dengan keluargannya pada Selasa 7 Januari 2025, Sekitar pukul 15.00 WIB untuk mencari rumput (ngarit, red) untuk hewan ternak kambil miliknya,” ungkap Kapolsek Teras Terunjam, Iptu Irfansyah Damaik, Rabu (8/1/2025).

Irfansyah menjelaskan, setelah pamit keluarga korban menunggu korban pulang seperti biasanya.

Namun sekitar pukul 22.00 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah, kemudian nenek korban langsung melaporkan kejadian itu ke tetangganya.

“Sekitar pukul 22.00 WIB korban belum pulang, akhirnya nenek korban melapor ke tetangganya untuk mencari korban,” tutur Irfansyah.

Irfansyah menambahkan, sekitar pukul 22.10 WIB warga yang menerima adanya laporan orang hilang langsung melakukan pencarian di seluruh kebun masyarakat di Desa Tunggal Jaya.

Sekitar pukul 23.30 WIB, warga menemukan korban sudah tak bernyawa di semak-semak kebun sawit milik warga.

“Korban ditemukan di sekitar semak-semak di kebun sawit milik warga, lantas warga langsung menghubungi pihak kami untuk dievakuasi,” jelas Irfansyah.

Sekitar 01.30 WIB korban dilakukan evakuasi dari lokasi kejadian, kondisi korban saat ditemukan sudah tak bernyawa dan hanya tinggal kaki bagian kanan.

“Kondisi korban sudah tak bernyawa ada beberapa luka di tubuhnya, dan kaki korban hanya tinggal kaki sebelah kanan saja,” ungkap Irfansyah.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved