Senin, 8 Juni 2026

Warga Mukomuko Diterkam Harimau

Harimau Berkeliaran di Pemukiman dan Wisata Danau Lebar Mukomuko Bengkulu, Usai Terkam Warga

Harimau yang memangsa warga di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu masih berkeliaran.

Tayang:
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Kolase HO TribunBengkulu.com
Jejak harimau di perkebunan sawit Agro di Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Minggu (12/1/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Harimau yang memangsa warga di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu masih berkeliaran.

BKSDA Bengkulu pada Sabtu 11 Januari 2025 telah memasang 3 perangkap harimau, usai kejadian Ibnu Oktavianto (22) warga Desa Tunggal Jaya Kecamatan Teras Terunjam tewas diterkam harimau beberapa waktu lalu.

Setelah warga menemukan adanya aktivitas harimau di sekitar Danau Lebar Desa Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam, BKSDA kembali memasang perangkap harimau di Danau Lebar.

“Kemarin ada pergerakan harimau di sekitar Danau Lebar, jadi kebijakannya ditutup sementara wisata Danau Lebar,” ungkap Pokdarwis Danau Lebar Sutristianto, Minggu (12/1/2025).

Lanjut Sutristianto, masyarakat Desa Setia Budi masih beraktivitas seperti biasa.

Hanya saja saat pergi ke kebun, masyarakat saat ini tak berani pergi sendirian. Mereka berkelompok untuk beraktivitas ke kebun.

“Kalau ke kebun warga tak berani sendirian, setidaknya berkelompok untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” tutur Sutristianto.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Resort KSDA Mukomuko-BKSDA Bengkulu Rasidin, mengungkapkan pihaknya mendapatkan laporan dari warga di Kecamatan Air Dikit adanya aktivitas harimau.

Warga menemukan aktivitas harimau di sekitar perkebunan sawit agro yang berada di Kecamatan Air Dikit.

Perkebunan sawit agro yang berada di Kecamatan Air Dikit memiliki jarak yang cukup dekat dengan pemukiman warga. Hanya berjarak 4 kilometer ke Kecamatan Kota Mukomuko.

Warga menemukan adanya jejak kaki harimau di sekitar perkebunan sawit agro yang langsung berhadapan dengan jalan lintas Bengkulu-Padang. 

Harimau tersebut dikhawatirkan masuk ke Desa Tanah Rekah Kecamatan Kota Mukomuko.

“Kita ke lokasi dulu untuk mengecek temuan jejak kaki harimau di sana,” jelas Rasidin.

Rasidin juga meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaannya. Selama beraktivitas baik itu berkebun ataupun yang lain.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved