Efisiensi Anggaran di Bengkulu
ADD 182 Desa di Seluma Bengkulu Dipangkas Capai Rp 3,9 Miliar, Imbas Efisiensi Anggaran
Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat bukan hanya berimbas pada pemerintah kabupaten, namun sampai ke pemerintah desa.
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat bukan hanya berimbas pada pemerintah kabupaten, namun sampai ke pemerintah desa.
Alokasi Dana Desa (ADD) juga ikut dilakukan pemangkasan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Seluma Nopetri Elmanto melalui Kabid Pembangunan Desa Hervoni Devi Gusti mengatakan, total ADD yang dipangkas sebesar Rp 3,9 miliar.
"Refocusing juga dilakukan di ADD, jadi total ADD yang dipangkas mencapai Rp 3,9 miliar," ujar Gusti, Selasa siang (4/3/2025).
Sebelum pemangkasan jelas Gusti, total ADD sebesar Rp 62,5 miliar lebih. Namun setelah dilakukan pemangkasan tinggal menyisakan Rp 58 miliar.
"Cukup besar dipangkasnya, sehingga kita kembali akan melakukan pengurangan terhadap nominial ADD 182 desa yanga ada," kata Gusti.
Menindaklanjuti pemangkasan ini sambung Gusti, maka pihaknya akan segera Mensosialisasikan ke desa.
Pengurangan anggaran akan langsung dilakukan pada ADD yang dialokasikan atau diterima oleh desa tahun 2025.
"Camat akan segera kita kumpulkan, nanti Camat langsung akan menyampaikan ke desa terkait adanya pemangkasan ADD ini," ucapnya.
Untuk Dana Desa (DD) tambahnya tidak ada pengurangan, tetap sebesar Rp 142 miliar. Sebab itu Kabid Pembangunan Desa meminta agar DD yang tidak dilakukan pemangkasan untuk direalisasikan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat.
"Kalau DD tidak ada pengurangan, tetap sejumlah Rp 142 miliar. Kami harap DD ini dapat maksimal untuk pembangunan desa," jelas Gusti.
Baca juga: Sampaikan Pidato Perdana, Bupati Teddy Rahman Ajak Semua Bersatu Bangun Seluma Bengkulu
Efisiensi Anggaran di Bengkulu
Efisiensi Anggaran
berita seluma
Seluma
Bengkulu
dana desa
Alokasi Dana Desa
| Blak-blakan Bupati Kepahiang Soroti Pemborosan APBD, Perjalanan Dinas Jadi Perhatian |
|
|---|
| Gubernur Bengkulu Larang PHK PPPK di Tengah Tekanan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen |
|
|---|
| Nasib 1.626 PPPK Bengkulu di Tengah UU HKPD, Gubernur Tolak PHK dan Siapkan Efisiensi |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Latsar CPNS Bengkulu Tengah Dilaksanakan Daring |
|
|---|
| Bupati Zurdi Nata Rampingkan Struktur OPD di Kepahiang, Sejumlah Dinas Dilebur Demi Efisiensi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kabid-PMD-Seluma-Hervoni-Gusti.jpg)